Kenalkan Industri Migas, Prodi Teknik Kimia Hadirkan Praktisi 

Lomba Kreatifitas Teknologi dan Inovasi (KRETEKNOV) 2017
24/08/2017
Wakili Kaltim, ITK Ikuti Kompetisi PIMNAS 2017
27/08/2017
Tunjukkan semua

Kenalkan Industri Migas, Prodi Teknik Kimia Hadirkan Praktisi 

ITK News I Kuliah Tamu

Balikpapan – Prodi Teknik Kimia sekali lagi berupaya menambah wawasan mahasiswanya, setelah bulan lalu mengadakan Interactive Web Based Seminar (Webinar) dengan tema Manajemen dan Keselamatan Bahan Kimia maka pada Selasa, 22 Agustus 2017 giliran industri minyak dan gas (migas) menjadi topik kuliah umum.

Narasumber yang didatangkan pada kesempatan tersebut adalah sosok yang sangat berpengalaman selama puluhan tahun dalam industri migas, yakni Ir. Soejoto Gondosurohardjo. Soejoto atau Pak Gondo adalah Kepala Divisi Operasi Kilang, Direktorat Pengolahan PT. Pertamina tahun 2000 – 2002.

“Kami sengaja mendatangkan beliau yang sangat sarat pengalaman pada industri migas utamanya bidang pengolahan yang merupakan inti keilmuan dari prodi Teknik Kimia. Dengan berbagi pengalaman Pak Gondo di Pertamina kami berharap mahasiswa kami bisa lebih memahami seluk beluk industri migas”, tegas Rachmad R. Yogaswara, M.T. dosen Teknik Kimia yang sekaligus menjadi Ketua Pelaksana kuliah tamu.

“Prospek kerja seorang sarjana Teknik Kimia itu sangat luas dan tidak hanya di bidang Migas, akan tetapi sampai saat ini dunia Migas masih menjadi primadona bagi sebagian besar mahasiswa” ujar Adrian Gunawan, M.Si, Koorprodi Teknik Kimia dalam sambutannya.

Nara sumber menyampaikan bahwa sebagai chemical engineer yang  baik harus memiliki pengetahuan, skill dan sikap. Ketiga hal tersebut perlu diasah agar bisa mantap dalam menapaki jalur pekerjaan. Kemampuan pengetahuan yang baik diperoleh dengan cara mengikuti perkuliahan dengan benar juga tanggap terhadap permasalahan dan perkembangan yang terjadi di sekitar. Pengetahuan dasar tentang keteknik kimiaan misalnya operasi teknik kimia, manajemen dan keselamatan pabrik Kimia, Thermodinamika, Teknik reaksi kimia, ekonomi teknik yang nantinya akan digunakan dalam dunia industri.

Dalam industri, sarjana teknik Kimia berperan menjadi insinyur proses yang harus mengerti bagaimana alur proses dari mulai bahan baku menjadi bahan jadi atau produk. Beliau juga memaparkan bahwa perkembangan minyak mentah dunia adalah mempunyai massa jenis yang semakin berat, sehingga bottom produk yang dihasilkan akan semakin banyak. Pada industri migas, proses yang utama adalah proses distilasi bertingkat, yang mempunyai prinsip pemisahan berdasarkan true boiling point dari masing masing senyawa. Bottom produk (produk bawah) misalnya adalah coke, aspal, dan heavy oil. Produk atas yang dihasilkan adalah senyawa butane dan propane sebagai liquifed pretroleum gas. Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab oleh peserta kultam dan foto bersama.

-end-

Adrian Gunawan untuk Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *