Kuliah Tamu Pengantar Teknologi Kelautan

ITK News I Akademik

Balikpapan – Prodi Teknik Kelautan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) mengadakan kuliah tamu Pengantar Teknologi Kelautan pada Senin, 24 September 2018. Acara yang diselenggarakan di ruang 302-A Kampus ITK Karang Joang tersebut dihadiri oleh Ketua Departemen Teknik Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Dr. Eng. Rudi Walujo Prastianto, ST. MT., dan Sekretaris Departemen Teknik Kelautan ITS Surabaya, Yoyok Setyo Hadiwidodo, ST. MT. PhD.

 

Pada kuliah tamu yang berlangsung kurang lebih 2 jam tersebut, Rudi menyampaikan banyak hal terkait perkembangan dunia teknologi kelautan. Pada sesi pertama, Rudi menyampaikan sekilas perkenalan tentang Teknik Kelautan ITS, lengkap dengan gambaran kurikulum dan fasilitas laboratorium yang dimiliki.

 

Tak lupa juga disampaikan berbagai macam prestasi mahasiswa Teknik Kelautan ITS baik di bidang akademik maupun non akademik, seperti seni dan budaya. ”Jadi, sebagai mahasiswa Teknik Kelautan, kesempatan kalian terbuka lebar dan tidak hanya terbatas di bidang akademik,” tutur Rudi yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan mahasiswa.

 

Pada kesempatan tersebut, Rudi juga menyampaikan tentang pentingnya peran lulusan Teknik Kelautan dalam industri maritim. Tidak hanya berkiprah di lingkup nasional, namun para lulusan Teknik Kelautan juga banyak yang berkecimpung di dunia internasional. ”Apalagi, prodi Teknik Kelautan ITK baru membuka penerimaan mahasiswa baru tahun 2018. Kesempatan masih terbuka lebar dan Kalimantan adalah ladang industri oil and gas yang membutuhkan banyak lulusan Teknik Kelautan,” ujarnya.

 

Sesi kedua dilanjutkan dengan pemberian motivasi oleh Yoyok Setyo Hadiwidodo. Suasana kelas meriah dan antusias saat Yoyok menyampaikan betapa besarnya potensi sumber daya maritim yang dimiliki Indonesia.

 

Pada akhir sesi, Yoyok memberikan tantangan agar para lulusan Teknik Kelautan ITK dapat memberikan sumbangsih dengan membuat merah putih berkibar di setiap puncak anjungan eksplorasi migas di tanah air. ”Saat ini hampir semua anjungan lepas pantai dikuasai perusahaan asing. 20-30 tahun lagi adalah tugas kalian untuk membuat ini semua dikuasai bangsa Indonesia!” ujar Yoyok dan diikuti riuh tepuk tangan peserta.

-end-

Penulis: Luh Putri Adnyani, S.T., M.T

Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *