Pengembangan HLSW Sebagai Destinasi Ekowisata di Balikpapan

ITK News I Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Balikpapan – Sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Balikpapan, Institut Teknologi Kalimantan melalui program penelitian yang digagas oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITK kembali bekerjasama dengan salah satu pusat kearifan lokal, yaitu pengelola Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW). Pada 26 juli 2017, Tim peneliti ITK yang diketuai oleh Budiani Fitria Endrawati, S.T.P., M.T mengadakan koordinasi dengan penanggungjawab HLSW, Agusdin. Bersama dengan dinas pemerintah terkait memberikan izin pengambilan data melalui survei dengan tujuan pemetaan potensi HLSW sebagai salah satu komoditi ecotourism (ekowisata: pariwisata berwawasan lingkungan ) di Balikpapan.

Selanjutnya, Tim ITK yang terdiri dari Budiani Fitria Endrawati, S.T.P., M.T (ketua) dan para anggota, Ariyaningsih, S.T., M.T., M.Sc, Nadia Almira Jordan, S.T., M.T, Healty Susantiningdyah, S.Pd., MappLing., mengadakan koordinasi dengan Bapak Agusdin yaitu pada tanggal 8 Agustus 2017 untuk persiapan survei dan pembahasan target luaran kegiatan yang diharapkan.

Seperti yang dituturkan salah satu anggota tim tata ruang, aspek pengamatan pertama yang diamati adalah mengenai evaluasi lintasan jalan hutan lindung SEI wain. Aspek ini meliputi: 1) Akses dan Keterkaitan, 2) kenyamanan & citra, 3) Kebermanfaatan dan kegiatan, dan 4) Keramahan. Aspek selanjutnya yang menjadi perhatian dalam penataan ruang adalah sustainable tourism (pariwisata yang berkelanjutan) yang peduli dan memperhatikan ekologi.

Tidak hanya itu aspek sosial juga mendapatkan perhatian yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan pariwisata harus diinisiasi dengan bantuan komunitas masyarakat melalui program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan dan mengelola warisan dan sumber daya. Aspek sosial juga mencakup konservasi keanekaragaman budaya. Hal yang mungkin cukup sensitif adalah ketika berhubungan dengan kepemilikan lahan dan properti penduduk. Setelah itu, bekerja secara aktif dengan penduduk asli dan kelompok minoritas untuk memastikan bahwa budaya warga asli dan komunitas digambarkan secara akurat.

Aspek pariwisata yang berkelanjutan juga mengacu pada aspek ekonomi di mana bentuk kerjasama dengan bisnis mikro lokal sampai dengan organisasi multinasional perlu digalakkan. Seperti yang dituturkan Pak Agusdin bahwa Sei Wain telah memiliki kelompok karya baik ibu-ibu maupun bapak-bapak yang memproduksi karya kerajinan yang bahannya diperoleh dari hasil hutan non kayu dan benda-benda lain yang sifatnya daur ulang. Potensi ekonomi dari bisnis souvenir asli sungai Wain ini sangat baik sekali karena selain dapat menambah penghasilan penduduk lokal tetapi juga mampu mempromosikan HLSW sebagai salah satu spot ekowisata di Balikpapan.

Secara umum hasil dari penelitian pemetaan ruang HLSW yang dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2017 oleh tim ITK dan pengelola HLSW menghasilkan usulan tentang arahan penataan ruang luar kawasan tersebut berdasarkan pendekatan sustainable tourism marketing di mana potensi sumber daya alam dimanfaatkan sebagai atraksi wisata dan objek penelitian bagi pengunjung.

Selain itu karakter fisik hutan lindung perlu ditekankan untuk memberikan kesan alami bagi pengunjung. Karakter khusus atau spesifik sebagai citra hutan lindung yang selama ini tampak belum terbaca dengan jelas dan kesan visual dan bentuk fisiknya masih kurang menarik dan kurang nyaman bagi pengunjung. Untuk itu perlu dilakukan penguatan perabot, penanda, dan elemen fisik yang lain sehingga dapat memperindah wilayah wisata dan memberikan kesan nyaman.

Selanjutnya proyek penataan ruang HLSW dapat dilakukan dengan melibatkan beberapa stakeholder yang terkait yaitu dinas kehutanan provinsi Kalimantan Timur, Pengelola HLSW dan Institut Teknologi Kalimantan. Agenda terdekat adalah penandatanganan Nota Kesepahaman antara Dinas Kehutanan Propinsi Kalimantan Timur dengan Institut Teknologi Kalimantan untuk kegiatan penataan ruang dan penggalian potensi ekowisata yang lebih terarah dan progresif untuk HLSW. Diharapkan dari kegiatan ini masyarakat lokal dapat segera bekerja secara bersama dan menikmati hasilnya.

-end-

Healty Susantiningdyah untuk Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *