Prodi Sistem Informasi Lahirkan Mawapres ITK 2018

Workshop Android Developer di ITK
10/05/2018
DSC Chapter ITK, Wadah Developer Muda Berkreasi
10/05/2018
Tunjukkan semua

Prodi Sistem Informasi Lahirkan Mawapres ITK 2018

ITK News I Mahasiswa Berprestasi

Balikpapan – Berjilbab, Cerdas, Santun, Berprestasi. Empat ciri ini menggambarkan Rosa Eliviani. Dialah Juara 1 Mahasiswa Berprestasi ITK Tahun 2018. Dara manis yang biasa disapa “Rosa” ini sudah menorehkan berbagai prestasi sejak SMA. Juara 1 dan 3 pun diraihnya diajang olimpiade saintek (sains dan teknologi) dan komputer.

Rosa Eliviani, mahasiswa sistem informasi angkatan 2016 ini tidak menyangka dirinya terpilih sebagai mahasiswa berprestasi (mawapres) ITK Tahun 2018. Kisahnya diawali dari program studinya yang tidak memiliki perwakilan. Bujukan dari  teman-teman yang membuatnya mencalonkan diri sebagai mawapres 2018. Bermodal IPK tinggi, Rosa pun memberanikan diri mendaftar. “Waktu itu sempat enggak percaya diri, soalnya kan kalau mawapres harus pintar bahasa Inggris. Sedangkan aku masih setengah-setengah bisa hehe,” ungkap mahasiswi kelahiran 10 Agustus 1998 ini.

Nah, ini beberapa pelatihan, lomba dan organisasi yang pernah Rosa ikuti diantaranya Finalis Citizen Journalist Academy Liputan6.com, Finalis Internet Of Things NERDS – Corner Competition and Festival (NCCF), PKM-KC terdanai, Internship Writer Zetizen Kaltim Post, Energi muda Pertamina. Bahkan nih dia juga pernah menjadi pemateri pelatihan karya tulis ilmiah di ITK. Tidak heran jika Rosa terpilih sebagai role model mahasiswa berprestasi.

Nah, kegiatan mawapres ini terdiri dari sekolah mawapres. Di dalamnya banyak sekalian manfaat, salah satunya mengetahui bagaimana menerjemahkan buku berbahasa inggris ke dalam bahasa Indonesia. “Selain itu aku juga dapat motivasi dari kelas wawasan kebangsaan lho, seru deh pokoknya bikin nambah pengetahuan,” tambahnya.

Awalnya hampir setiap prodi mengajukan perwakilan untuk beradu di ajang ini. Namun, dengan seleksi cukup ketat akhirnya terpilih 10 orang terbaik. Setelah itu sepuluh mahasiswa terbaik ini diberi penugasan oleh dosen untuk membuat karya tulis ilmiah dan video dalam  tenggat waktu 2 hari. Tentunya, Rosa berhasil menyelesaikan semua penugasan tersebut. Rosa pun keluar sebagai peringkat pertama mawapres 2018.

Cewek yang bercita-cita ingin menjadi dosen ini merasakan bahwa ITK harus maju dan bangkit untuk berprestasi. Saat dia mencoba mengikuti suatu lomba di UGM (Universitas Gajah Mada). Dia dan teman-temannya  berhasil mengantongi juara 4 nasional. Dari ajang itu dia berpikir bahwa mahasiswa ITK bisa juga berprestasi layaknya kampus-kampus lain yang namanya lebih tersohor. “Sebenarnya ITK sama saja kayak kampus yang lain, tinggal niat kita lagi sebagai mahasiswa untuk mengembangkan bakat kita sampai kancah nasional maupun internasional,” tutupnya.

-end-

Raydha Yulia untuk Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *