Workshop Penyusunan Kurikulum Tahun 2020-2025 Prodi Teknik Kelautan ITK

Pelatihan Bahasa Inggris Bagi Guru SDN 026 Karang Joang
24/09/2018
Kuliah Tamu Pengantar Teknologi Kelautan
26/09/2018
Tunjukkan semua

Workshop Penyusunan Kurikulum Tahun 2020-2025 Prodi Teknik Kelautan ITK

ITK News I Akademik

Balikpapan – Sebagai bagian dari proses evaluasi kurikulum di Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prodi Teknik Kelautan ITK menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Tahun 2020-2025 di Ruang Rapat LPPM Lt. 2, Kampus ITK Karang Joang, Senin, 24 September 2018.

Sebagai salah satu program studi baru di ITK, Teknik Kelautan terus berupaya memperbaiki kinerja manajemen dan mengejar ketertinggalan dari prodi-prodi terdahulu. Workshop Penyusunan Kurikulum tersebut dihadiri oleh pakar kurikulum Teknik Kelautan yakni Ketua Departemen Teknik Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Dr. Eng. Rudi Walujo Prastianto, ST. MT., dan Sekretaris Departemen Teknik Kelautan ITS Surabaya, Yoyok Setyo Hadiwidodo, ST. MT. PhD.

 

”Penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Teknik Kelautan baru rampung dan sedang dalam proses didaftarkan ke Kemenristekdikti. Jadi, dibutuhkan banyak sosialisasi tentang capaian ini kepada insititusi atau universitas yang memiliki prodi sejenis,” ujar Rudi. Sebagai gambaran, prodi Teknik Kelautan baru resmi didirikan di 4 institusi negeri – ITB, ITS, ITERA, ITK – dan 2 universitas yaitu Universitas Hasanuddin dan Universitas Tanjungpura. Sosialisasi tentang CPL yang baru ditetapkan tersebut sangat diperlukan pada tahap awal penyusunan kurikulum perguruan tinggi agar setiap lulusan Teknik Kelautan memiliki standar mutu dan kriteria lulusan yang seragam.

Pada kesempatan tersebut, Koordinator Program Studi Teknik Kelautan ITK, Luh Putri Adyani ST. MT. juga menuturkan, meski baru menerima angkatan pertama tahun 2018, Prodi Teknik Kelautan ITK sudah menunjukkan keseriusan untuk bersaing dengan prodi sejenis di perguruan tinggi lain. ”Teknik Kelautan ITK memiliki ciri khas yang tidak dimiliki unversitas/institut dengan prodi sejenis, yakni kami mempunyai mata kuliah wajib Subsea Project dan Subsea Pipeline dan Riser,” ujar Luh. Dengan kekhasan ini, diharapkan Prodi Teknik Kelautan ITK memiliki keunggulan dan dapat mengambil peran dalam pemanfaatan potensi sumber daya di Kalimantan khususnya serta Indonesia umumnya.

Dengan beban 144 SKS yang harus ditempuh selama kurang lebih 8 semester, Prodi Teknik Kelautan ITK menawarkan empat (4) bidang keahlian yang dapat dipilih para mahasiswa. Bidang-bidang keahlian tersebut antara lain bidang design and construction, bidang offshore hydrodinamic, bidang management production & inspection, dan bidang marine safety (hazop & K3). ”Mahasiswa dapat memilih bidang keahlian sesuai minat dan potensi masing-masing,” ujar Luh.

-end-

Penulis: Luh Putri Adnyani, S.T., M.T.

Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *