Dosen ITK Ajarkan ICT Bagi Pelaku Usaha Mikro di Kabupaten Paser

ITK News I Pengabdian Masyarakat

 

Paser – Dosen Program Studi Informatika Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Tegar Palyus Fiqar, memberikan pelatihan Information Communication and Technology (ICT) bagi 40 pelaku industri rumah tangga di SMK Negeri 1 Tanah Grogot, Sabtu 17 November 2018.

 

Pelatihan ini merupakan bagian dari skema kerja sama antara Asosiasi Perguruan Tinggi dan Komputer (APTIKOM) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPA) kepada 400 pelaku industri rumah tangga yang tersebar di kabupaten kota Provinsi Kalimantan Timur. APTIKOM KALTIM beranggotakan beberapa kampus di Kalimantan timur, yakni ITK, STMIK WICIDA Samarinda, STMIK Borneo Internasional Balikpapan, dan Sekolah Tinggi Teknologi (STITEK) Bontang.

 

Kegiatan di Kabupaten Paser disampaikan oleh dosen ITK dan STMIK Wicida Samarinda, serta merupakan sesi ketujuh dari 10 sesi roadshow. Sesi di Kota Tanah Grogot ini menarik karena peserta didominasi oleh bapak-bapak yang mewakili istri mereka, dibandingkan di daerah lain yang kerap diikuti ibu-ibu.

 

Sesi diawali dengan pemaparan perkembangan terbaru teknologi masa kini yang telah menjangkau hampir semua lini kehidupan. Dunia memasuki sebuah era yang saat ini populer disebut Revolusi Industri keempat. Soal bagaimana kita memahami bahkan memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya.

 

Selanjutnya, peserta diajarkan tips menggali informasi dengan tepat di internet untuk mengembangkan usaha mereka, mulai dari pemilihan bahan baku, penjualan produk, hingga menyiasati persaingan dengan kompetitor yang produknya serupa dengan kita.

 

Materi ketiga terkait cara menghitung biaya produksi, harga jual, dan margin keuntungan. Peserta dikenalkan sebuah aplikasi pembukuan sederhana. Menurut peserta materi ini sangat bermanfaat, karena aplikasi memudahkan penghitungan komponen usaha tadi.

 

Materi keempat adalah pemasaran digital. Media sosial seperti Facebook dan Instagram selain untuk  menjalin relasi sosial, ternyata dapat dimanfaatkan juga untuk bisnis. Terdapat fitur-fitur bisnis yang membantu pelaku usaha untuk memasarkan produk dengan biaya rendah.

 

Selanjutnya membahas korespondensi surat menyurat secara digital. Peserta diajarkan menggunakan surat elektronik (email) untuk menjangkau pelanggan, membuat profil usaha, dan pengajuan kebutuhan dana.

 

Saat paling seru adalah ketika trainer memberikan materi bonus yakni cara membuka toko digital di Tokopedia dan Buka Lapak. Materi ini menjadi materi pamungkas yang selalu diminta peserta. Peserta antusias mengikuti semua tahapan latihan: mulai dari membuka toko, hingga menjual, dan memasarkan produk mereka.

 

Pada bagian akhir dilakukan post-test setelah pre test yang diberikan diawal pertemuan. Evaluasi Tim APTIKOM menemukan kemampuan dan pengetahuan peserta meningkat 82% dengan adanya pelatihan ini.

 

-end-

 

Penulis: Tegar Palyus Fiqar, S.T., M.Kom.

Editor: RJP I Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *