Detail Berita

Tim mahasiswa ITK meraih Juara 2 pada Lombok Essay Competition 6 di Universitas Muhammadiyah Mataram melalui gagasan inovatif BURSUN

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 16 Juli 2026 8.07 18 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Juara 2 pada ajang Lombok Essay Competition 6 (LEC 6) yang diselenggarakan oleh RISKI (Ruang Inovasi Sains dan Karya Ilmiah) di Universitas Muhammadiyah Mataram.

Tim ini diketuai oleh Khaisya Arnaizahra Oktavia Romadani dari Teknologi Pangan angkatan 2023, dengan anggota Akbar Juniarta Shaleh dari Teknik Elektro angkatan 2023, Revi Mariska Kuhadi dari Teknologi Pangan angkatan 2023, serta Wina Mutiara Pane dari Teknologi Pangan angkatan 2023. Dalam kompetisi tersebut, tim didampingi oleh dosen pembimbing Amalia Nur Kumalaningrum.

Prestasi ini diraih melalui karya esai berjudul “BURSUN; Bubur Instan Berbasis Tepung Pati Resisten Sukun.” Gagasan ini mengangkat potensi pangan lokal melalui pengembangan bubur instan berbahan dasar tepung sukun termodifikasi dengan kandungan pati resisten tinggi atau RS3, yang difermentasi menggunakan bakteri asam laktat. Inovasi tersebut menunjukkan upaya mahasiswa dalam memadukan kreativitas, pendekatan ilmiah, dan pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk yang bernilai tambah.

Keikutsertaan tim dalam lomba ini berangkat dari semangat untuk mengembangkan kemampuan, minat, dan bakat di bidang karya tulis ilmiah. Dalam proses persiapan, tim menyiapkan materi lomba melalui penyusunan esai, pembuatan poster, dan latihan presentasi. Setelah melewati tahap pengumpulan karya dan seleksi awal, tim dinyatakan lolos ke tahap berikutnya dan melanjutkan kompetisi dengan presentasi poster secara luring pada 9–11 Mei 2026.

Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun gagasan ilmiah, dan mengomunikasikan inovasi secara terstruktur. Melalui BURSUN, tim ITK berhasil menunjukkan bahwa karya tulis ilmiah dapat menjadi medium untuk menghadirkan solusi pangan yang relevan, inovatif, dan dekat dengan potensi sumber daya lokal Indonesia.

Bagi tim, pengalaman mengikuti lomba ini menjadi momen yang berkesan sekaligus menantang. Selain memberikan pengalaman kompetitif, kegiatan ini juga memperluas wawasan dan menumbuhkan semangat untuk terus aktif berkarya. Ke depan, tim berharap dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan, khususnya lomba dan pengembangan prestasi, dapat terus diperkuat agar semakin banyak mahasiswa terdorong untuk berpartisipasi dan tidak ragu mengembangkan potensinya.

Prestasi ini kembali menegaskan bahwa mahasiswa ITK tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Melalui kolaborasi lintas disiplin dan semangat inovasi, mahasiswa ITK terus menunjukkan kontribusinya dalam dunia akademik dan pengembangan solusi berbasis ilmu pengetahuan.

Berita Terbaru

Example_News.webp Penelitian dan Pengabdian

Dari Lahan Kosong Jadi Produktif, Mahasiswa ITK Hadirkan Inovasi Sosial untuk Warga

Mahasiswa ITK Dorong Lahan Produktif dan Pengelolaan Sampah melalui Inovasi Sosial

Example_News.webp Prestasi
Example_News.webp Inovasi

Mahasiswa ITK Hadirkan Inovasi Keranjang Rotan Palangkaraya, Angkat Potensi Lokal Menuju Ekonomi Berkelanjutan

Mahasiswa ITK Memberdayakan Pengrajin Lokal melalui Inovasi Keranjang Rotan Berkelanjutan

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami