Detail Berita

BRIDA Pemprov Kaltim Mengapresiasi Program Diseminasi Bintang ITK

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 8 September 2026 12.08 885 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

BALIKPAPAN – Kepala Badan Riset Daerah (BRIDA) Kalimantan Timur mendorong penguatan riset dan inovasi berkelanjutan melalui kolaborasi multipihak dalam Diseminasi BINTANG (Biomassa untuk Inovasi Baterai Berkelanjutan bagi Generasi Mendatang) Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan 13 kerja sama yang melibatkan ITK bersama berbagai mitra strategis dalam rangka mendukung pengembangan dan diseminasi hasil riset baterai berbasis biomassa.

Mengusung tema “Biomassa untuk Inovasi Baterai Berkelanjutan bagi Generasi Mendatang”, Diseminasi BINTANG menjadi ruang yang mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah daerah, lembaga riset, industri, sekolah, UMKM, dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan hasil penelitian, tetapi juga mendorong agar riset dapat terus dikembangkan melalui jejaring kolaborasi serta pemanfaatan potensi sumber daya lokal.

Diseminasi BINTANG 2026 didukung melalui pendanaan Program Semesta In-Saintek Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 1–8 September 2026 melalui tiga program utama, yaitu BINTANG School Roadshow, BINTANG Discovery Day, dan BINTANG Innovation Expo, dengan keseluruhan rangkaian melibatkan sekitar 1.600 peserta.

Program pertama, BINTANG School Roadshow, menyasar sekitar 600 peserta dari tiga Sekolah Dasar (SD) dan tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Balikpapan. Kegiatan dikemas melalui edukasi sains interaktif mengenai energi terbarukan dan pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai material baterai.

Peserta juga mengikuti dongeng BILO, permainan edukatif, demonstrasi, serta praktik perakitan baterai sederhana dan uji coba hasil rangkaian. Melalui pendekatan tersebut, peserta diperkenalkan pada konsep energi berkelanjutan dan inovasi teknologi dengan metode pembelajaran yang lebih dekat dengan pengalaman sehari-hari.

Sementara itu, BINTANG Discovery Day menargetkan 1.000 peserta yang berasal dari siswa SMA/SMK, mahasiswa, sivitas akademika, masyarakat umum, pemerintah daerah, lembaga riset, hingga industri. Kegiatan ini menghadirkan edukasi mengenai energi hijau dan pemanfaatan TKKS sebagai material baterai, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada peserta melalui lokakarya perakitan prototipe baterai pouch cell dan coin cell.

Kegiatan dibuka dengan pengenalan Program Diseminasi BINTANG dan Pusat Riset Elektrokimia ITK oleh Dr. Eng. Yunita Triana, M.Si. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada perjalanan riset, mulai dari pemanfaatan limbah TKKS sebagai material penyusun baterai hingga proses pengembangan hasil penelitian dari skala laboratorium menjadi prototipe.

Pada sesi lokakarya, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal proses perakitan prototipe baterai pouch cell dan coin cell berbasis limbah TKKS bersama tim Pusat Riset Elektrokimia ITK. Kegiatan tersebut dipandu oleh Winardi Dian Wahyu Pratama, S.T. dan M. Bintang Adiputra, S.T., sehingga peserta dapat melihat secara langsung bagaimana hasil penelitian dikembangkan menjadi sebuah prototipe teknologi.

Penguatan kolaborasi menjadi salah satu bagian penting dalam BINTANG Discovery Day. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan antara ITK bersama Yayasan Mitra Hijau, BRIDA Kalimantan Timur, Bapedalitbang Balikpapan, Bapedalitbang Paser, serta sejumlah sekolah mitra di Balikpapan. Jejaring tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan hasil penelitian sekaligus membangun ekosistem riset dan inovasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Selain lokakarya, peserta juga mendapatkan wawasan melalui sejumlah sesi berbagi pengetahuan. Dr. M. Ir. H. Fitriansyah, S.T., M.M. membawakan materi mengenai riset dan inovasi sebagai solusi dalam pemanfaatan potensi daerah. Dicky Edwin Hindarto membahas potensi limbah biomassa sebagai sumber energi terbarukan di Kalimantan Timur, sedangkan Sujono Cipto Trisno, M.Pd. membahas pengembangan inovasi baterai biomassa dari laboratorium menuju masyarakat.

Rangkaian berikutnya, BINTANG Innovation Expo, menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil riset, inovasi teknologi, dan produk energi terbarukan kepada masyarakat. Pameran tersebut menampilkan sekitar 30 produk inovasi di bidang energi, termasuk teknologi baterai berbasis biomassa yang dikembangkan oleh Pusat Riset Elektrokimia ITK.

Kegiatan juga menghadirkan berbagai produk hilirisasi dan UMKM mitra, demonstrasi produk dan prototipe teknologi, talk show, science challenge, kuis, serta doorprize. Kehadiran berbagai inovasi tersebut menjadi sarana untuk menunjukkan bagaimana hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi teknologi dan produk yang memiliki potensi manfaat bagi masyarakat.

Keterlibatan BRIDA Kalimantan Timur dan berbagai mitra melalui kerja sama tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan riset berkelanjutan membutuhkan dukungan lintas sektor. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, lembaga riset, industri, sekolah, UMKM, dan masyarakat menjadi penting agar hasil penelitian tidak berhenti pada tahap laboratorium, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui Diseminasi BINTANG, ITK mendorong pemanfaatan potensi biomassa lokal, khususnya TKKS, sebagai bagian dari pengembangan teknologi baterai ramah lingkungan. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat hilirisasi riset serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan potensi dan kebutuhan daerah.

ITK menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) atas dukungan pendanaan melalui Program Semesta In-Saintek Tahun 2026. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan Diseminasi BINTANG, memperluas kolaborasi riset, serta mendorong terwujudnya inovasi baterai berbasis biomassa yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.

Berita Terbaru

Example_News.webp Penelitian dan Pengabdian

SERVQUAL Mengungkap Kualitas Layanan Pengujian Beton di Laboratorium Terpadu ITK

Penelitian ITK mengevaluasi kualitas layanan pengujian beton untuk meningkatkan kepuasan pengguna dan mendukung pembangunan infrastruktur yang andal.

Example_News.webp Berita
Example_News.webp Berita

Srikandi di Langit KRTI, Cerita Mahasiswi di Balik Perjuangan Menuju Final

Cerita Mahasiswi di Balik Perjuangan Menuju Final

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami