Balikpapan – Komitmen Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir kembali diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pembuatan Trash Boom Melalui Pemberdayaan Sekolah Pantai Indonesia (SPI) untuk Menanggulangi Sampah Pantai Secara Berkelanjutan” pada tahun 2025.
Program ini dilaksanakan oleh tim peneliti lintas Program Studi Statistika dan Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi (FSTI), di bawah koordinasi Riki Herliansyah, S.Si., M.Stats., Ph.D (Statistika/JSAD). Kegiatan ini berkolaborasi dengan Sekolah Pantai Indonesia (SPI) sebagai mitra utama dalam pemberdayaan masyarakat pesisir.
Permasalahan sampah plastik di wilayah pesisir Kota Balikpapan terus mengalami peningkatan. Aliran sungai yang membawa limbah domestik dari hulu menjadi salah satu penyumbang utama sampah yang bermuara ke laut dan mencemari kawasan pantai. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada estetika lingkungan, tetapi juga mengancam ekosistem laut serta keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Menjawab tantangan tersebut, tim ITK menghadirkan inovasi sosial berbasis teknologi sederhana berupa Trash Boom, yaitu penghalang apung berbahan lokal yang dipasang di area perairan untuk menahan sampah sebelum mencapai bibir pantai.
Trash Boom dirancang sebagai solusi yang efektif, ekonomis, dan mudah direplikasi. Alat ini mampu mencegah sampah dari aliran sungai masuk ke laut dengan cara mengumpulkannya pada satu titik sehingga lebih mudah diangkut dan dikelola.
Keunggulan utama inovasi ini terletak pada pendekatan pemberdayaan masyarakat. Tidak hanya memasang perangkat, tim peneliti juga melaksanakan:
Melalui pelatihan tersebut, volunteer dan pengelola SPI didorong untuk mampu mengoperasikan dan merawat alat secara mandiri, sehingga keberlanjutan program tetap terjaga.
Program pengabdian ini memberikan berbagai manfaat strategis, antara lain:
Tim peneliti yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas dosen dan mahasiswa dari Program Studi Statistika dan Sistem Informasi FSTI ITK, yaitu:
Kolaborasi lintas disiplin ini memperkuat pendekatan berbasis data, teknologi, dan pemberdayaan sosial dalam menjawab permasalahan lingkungan secara komprehensif.
Melalui inovasi Trash Boom berbasis pemberdayaan SPI, ITK menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Solusi sederhana, berdampak nyata, dan berkelanjutan ini diharapkan dapat menjadi model inovasi sosial yang terus berkembang serta memperkuat gerakan kolektif menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir Indonesia.
Persaingan SNPMB 2026 di Jurusan Teknologi Industri : Membaca Peluang Prodi Teknik Berbasis Data
Persaingan SNPMB 2026 di Jurusan Teknologi Industri
Revolusi Solder Ramah Lingkungan: Tin-Zinc Solder untuk Masa Depan Industri Elektronik Indonesia
Pengembangan Tin-Zinc Solder berbasis paduan Sn–Cu–Zn–Ag menjadi solusi inovatif bebas timbal yang aman, andal, dan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing industri elektronik Indonesia.
Pengumuman Resmi Pengisian Tracer Study Alumni ITK Lulusan Tahun 2024
Tracer Study Alumni ITK Lulusan Tahun 2024