Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan resmi membuka Program Permata Merdeka pada hari Senin (22/02). Pembukaan program pertukaran mahasiswa Tanah Air ini ditujukan untuk memperkenalkan dosen-dosen, tenaga kependidikan, sekaligus fasilitas-fasilitas yang ada di ITK kepada para mahasiswa dari universitas lain. Koordinator Permata ITK, Lovinta happy Atrinawati S.T., M.T., CISA, mencatat sebanyak 104 mahasiswa yang telah mengisi rencana studi untuk berkuliah di ITK per 21 Februari 2021.

Seluruh mahasiswa pada program yang berjalan pada tahun kedua ini berasal dari berbagai universitas yang ada di Indonesia. Diantaranya, Universitas Hasanuddin, Universitas Jember, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Negeri Padang, UPN Veteran Jatim, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Brawijaya. Sementara itu, ITK membuka sekitar 29 mata kuliah yang dapat diikuti oleh mahasiswa Program Permata Merdeka. Beberapa diantaranya seperti mata kuliah Pengolahan Citra, Pengelolaan Kawasan Pesisir Terpadu, Pengantar Matematika Aktuaria, Inovasi dan Transformasi Digital, serta Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Konstruksi.

Rektor ITK, Pro. Ir. Budi Santosa Purwokartiko., Ph.D., mengatakan bahwa terobosan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan (Dikti) ini sangatlah baik. Menurutnya, program yang sebelumnya bernama Permata Sakti ini memberikan peluang bagi para mahasiswa di seluruh Indonesia untuk saling mengenal dan berkuliah di kampus lain meskipun secara online. Untuk itu, ia mengimbau para dosen dan tenaga kependidikan untuk memberikan pelayanan terbaik untuk para mahasiswa yang mengikuti program tersebut.

“Harapannya, bapak dan ibu dari ITK dapat memberikan pelayanan sebaik mungkin untuk mahasiswa-mahasiswa dari kampus lain. Bapak dan ibu bisa menunjukkan metode pengajaran yang bagus, sehingga adik-adik dari kampus lain punya kesan yang positif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Budi menjelaskan bahwa dengan memberikan kesan positif kepada para peserta Permata Merdeka, akan membantu dalam mempromosikan sekaligus membangun reputasi ITK.

“Jadi kita membangun reputasi dengan cara yang sederhana dan pelan-pelan. Bukan dengan kampus yang megah atau program yang besar. Hal-hal ini perlu bapak ibu sadari bahwa kita membangun reputasi itu dengan cara mengerjakan tiap pekerjaan dengan cara yang bagus,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., Ph.D, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada para mahasiswa dengan memilih ITK dalam Program Permata Merdeka. Ia berharap apa yang dicita-citakan para peserta selama berkuliah di ITK bisa didapatkan.

“Terima kasih atas kepercayaan adik mahasiswa semuanya untuk memilih ITK dalam program permata merdeka itk. Mudah-mudahan apa yang adik-adik harapkan bisa adik-adik dapatkan selama mengikuti perkuliahan di ITK,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik ini.

Ia berharap agar mahasiswa Permata Merdeka ITK dapat menikmati suasana akademik yang mungkin berbeda dari tempat kuliah mereka, serta berharap para mahasiswa dapat saling menjalin kerjasama dengan mahasiswa ITK. Ia pun menuturkan, selain kegiatan perkuliahan, terdapat kegiatan kemahasiswaan yang juga dapat diikuti untuk menambah khazanah, pengetahuan, dan pengalaman selama kuliah di ITK. Menutup sambutannya, ia mengatakan bahwa ITK akan mengupayakan semaksimal mungkin dalam memberikan fasilitas dan layanan terbaik untuk para mahasiwa.

“Kami akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk memberikan fasilitas dan layanan yang terbak untuk adik-adik mahasiswa di Program Permata Merdeka ini. Tetap semangat untuk mengikuti kuliah kita. Mudah-mudahan banyak berkah dan manfaat yang bisa kita dapatkan,” tutupnya.

Bagikan Yuk :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •