Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan melakukan pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Jumat (26/02). KKN yang dilakukan untuk pertama kali oleh ITK ini diikuti oleh 399 mahasiswa dari berbagi program studi, dan terbagi dalam 58 kelompok. Masing-masing kelompok akan melaksanakan KKN di 6 kecamatan di Kota Balikpapan yakni, Balikpapan Kota, Balikpapan Timur, Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Selatan, dan Balikpapan Tengah.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITK, Dr. Moch. Purwanto, mengatakan bahwa KKN ini adalah kegiatan dari kurikulum baru ITK. KKN yang dilakukan merupakan aktualisasi dari Program Kampus Merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Melalui program KKN, Purwanto menjelaskan bahwa ITK akan melaksanakan kegiatan proyek desa.

“Dalam upaya aktualisasi pendidikan belajar di Kampus Merdeka, ITK menjadi motor penggerak untuk melaksanakan kegiatan proyek desa melalui program KKN,” jelasnya.

Dosen Teknik Kimia ini pun mengungkapkan bahwa KKN yang diselenggaran oleh ITK mendapatkan respons yang luar biasa dari Pemerintah Kota Balikpapan. Pemkot Balikpapan, melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda Litbang), telah memfasilitasi kegiatan KKN ITK. Tidak hanya itu, pihak kecamatan hingga kelurahan yang terlibat dalam kegiatan ini pun telah menerima dengan sangat terbuka.

“Karena itu, terima kasih kami sampaikan kepada Pemkot Balikpapan, khususnya Bappeda Litbang dan seluruh pihak kecamatan dan kelurahan yang telah menerima secara terbuka kehadiran kami untuk melaksanakan proyek KKN ini,” ucap Purwanto dalam sambutan yang diberikan.

Wakil Rektor I ITK, Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., Ph.D., berharap kerjasama yang terjalin atara ITK dan Bappeda Litbang Kota Balikpapan dapat terus berlanjut. Menurutnya, sinergi yang terjalin antara kedua pihak ini tidak hanya akan membawa manfaat bagi mahasiswa ITK saja, namun juga untuk masyarakat sekitar ITK, dan Kota Balikpapan.

“Kerjasama erat antara kami dengan bapak ibu dari Bappeda, sampai bapak ibu di kecamatan dan kelurahan, dalam kegiatan ini mudah-mudahan dapat menjadi berkah bagi kita semua dan dapat berlanjut seterusnya,” ucapnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh mahasiswa ITK untuk memanfaatkan program KKN dengan baik. Menurutnya, KKN yang dilakukan akan memberi peluang kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi. Hal tersebut merupakan kesempatan para mahasiswa untuk mengimplementasikan ide-ide yang didapatkan selama menempuh studi di ITK. Tidak hanya itu, mahasiswa pun dapat mengasah kepekaan terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat untuk selanjutnya menjadi bekal setelah lulus kuliah.

“Manfaatkan program KKN ini untuk berinterkasi langsung dengan masyarakat yang membutuhkan adik-adik mahasiswa dalam bersama-sama menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat. Lakukan dengan sepenuh hati, nikmati apa yang ada, dan tetap semangat untuk senantiasa menyumbangkan pemikiran, tenaga, dan waktu untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan di masyarakat,” tutur Wakil Rektor Bidang Akademik ini.

Wanita yang memperoleh gelar doktoral dari Curtin University of Technology ini pun berpesan kepada para mahasiswa untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan selama menjalani kegiatan. Mengingat, kegiatan ini dilaksakan di tengah Pandemi Covid-19.

“Ini tentunya dalam kondisi pandemi sprt sekarang ini mohon nanti akan tetap waspada menggunakan protokol kesehatan ketika menjalani kegiatan ini. Mudah2ini semuanya dapat berjalan lancar. Dan kita semua senantiasa dalam lindungan Allah serta diberikan kesehatan yang prima untuk kita semuanya,” pungkasnya.

Bagikan Yuk :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •