ITK News Office │Islamic Fair ITK 2016

Balikpapan – Ikatan Mahasiswa Muslim ITK (IMMI) untuk pertama kalinya menggelar Islamic Fair Institut Teknologi Kalimantan (IFI) atau Festival Kerohanian Islam 2016. Acara yang diisi dengan bazar makanan dan tabligh akbar ini berlangsung selama dua hari, 11-12 November 2016 di Kampus ITK Balikpapan. Ketua panitia IFI 2016, Sulthan Mahmud mengatakan festival ini dimaksudkan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1434 H. “Semangatnya untuk mengingatkan generasi muda pada nilai-nilai Islam yang konstruktif, selain juga untuk semakin mengenalkan ITK kepada masyarakat,” ujar mahasiswa dari Program Studi Teknik Perkapalan ini. Menurut Sulthan, acara baru bisa diselenggarakan karena pada Oktober lalu kegiatan di ITK cukup padat. Diawali dengan penampilan nasyid dari siswa SMA IT Al-Auliya Balikpapan, Tabligh Akbar diisi oleh Solikhin Abu Izzuddin yang merupakan penulis buku ‘From Zero to Hero’. Materi ‘Pemuda Berkarakter Islam dalam Menghadapi Era Globalisasi’ yang ia bawakan disambut antusias oleh peserta yang sebagian besar merupakan mahasiswa.

“Dengan menerapkan nilai-nilai Islam seperti jujur, amanah, tegas membedakan antara hal yang benar dan tidak benar, semangat menuntut ilmu akan menjadi cara hidup pemuda Indonesia dalam membangun bangsanya,” ujar Solikin.

“Acaranya bagus, materinya cocok untuk mahasiswa dan sangat memotivasi.” tutur Defi, mahasiswa ITK Program Studi Fisika 2014 kepada ITK News selepas acara. “Tadi juga ditampilkan video peperangan Indonesia dengan cina, peperangan darat, air, energi maupun perekonomian. Kita sebagai mahasiswa diberi motivasi tentang apa sih tujuan kita belajar sungguh-sungguh itu.” kata Elly, mahasiswa Teknik Kimia 2015 ITK yang juga menikmati tabligh akbar ini.
Bazar IFI 2016

Sehari sebelumnya, IFI 2016 lebih dulu diramaikan dengan bazar produk kreasi industri rumah tangga dan jasa dari masyarakat. Nuryna Budyarti,salah satu pengisi tenant dari AbuTour menjelaskan bahwa acara yang diadakan oleh ITK ini memiliki dampak positif bagi masyarakat. “Acara nya cukup bagus.Agenda kegiatan nya positif karena selain sharing dengan masyarakat melalui tabligh akbar nya juga dapat membantu UKM dalam menjalin relasi dan mengenalkan produk kami,” ujar Nuryna.

Selain itu,menurut ibu berjilbab ini, acara seperti ini juga dapat membantu mahasiswa berpikir kreatif dan efektif dalam mengemas sebuah acara yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar sebagai bentuk pengaplikasian pembelajaran dalam berorganisasi.

Tidak hanya masyarakat, mahasiswa ITK pun ada yang turut membuka lapak di bazar tersebut. Salah satunya Ananda Sylvano, mahasiswa Teknik Material dan Metalurgi angkatan 2015. Menurutnya acara seperti ini dapat mewadahi minat mahasiswa dalam berwirausaha, dan upaya dalam mengenalkan ITK lebih luas.

“Semoga Islamic Fair dapat menjadi acara tahunan yang diselenggarakan oleh IMMI. Dengan konsep yang lebih baik lagi dan pembicara yang lebih keren lagi tentunya,” kata Ananda.

NCK, CRN │Humas ITK