Pemahaman mengenai dunia perkuliahan merupakan informasi yang dibutuhkan oleh para calon mahasiswa. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Institut Teknologi Kalimantan menyelenggarakan ITK Open House yang rutin dilaksanakan tiap tahun. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini selalu berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Di tahun ini, pandemi pun tidak menjadi penghalang bagi ITK untuk kembali menyelenggarakan acara tahunan tersebut. Untuk pertama kali, kegiatan open house tersebut dilakukan secara daring dan diberi tajuk ITK Virtual Expo 2021.

Sama seperti tahun sebelumnya, ITK Virtual Expo ini merupakan kegiatan yang ditujukan untuk memperkenalkan program studi, kegiatan UKM, serta dunia perkuliahan yang ada di kampus ITK. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai dari 13 Februari hingga 14 Februari 2021, yang dapat diikuti melalui platform video telekonferensi Zoom. Acara tersebut menarik 1.299 partisipan yang terdiri dari siswa kelas 3 SMA yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Sulewesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua.

ITK virtual expo ini terdiri dari beberapa kegiatan, diantaranya kelas online dari 19 program studi ITK, penampilan video profil UKM dan program studi ITK, tour booth program studi menggunakan platform artsteps, sosialisasi LTMPT, serta webinar ATLANTIS “Amazing Talks With Inspiring Students”. Dalam webinar ATLANTIS, ITK menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama adalah Chaerul Qalbi A.M., S.T., M.Sc., yang mengenyam pendidikan S1 Teknik Mesin ITK dan S2 Universitas Kookmin Korea Selatan. Alumni sekaligus Dosen ITK ini meyampaikan materi berjudul “Organisasi sebagai Wadah Pengembangan Diri pada Masa Kuliah”. Sementara itu, narasumber kedua adalah Tasya Kamila, publik figur sekaligus alumni Universitas Columbia Amarika Serikat. Dalam acara ini, awardee Beasiswa LPDP ini menyampaikan materi terkait pentingnya kuliah dan bagaimana dunia perkuliahan.

 “Menurut saya kuliah itu penting, ketika kita berkuliah akan membentuk pola pikir yang sistematis dan kritis. Yang perlu adik-adik persiapkan di dunia perkuliahan yaitu semangat kalian semuanya untuk mengenyam ilmu yang lebih dalam, mempelajari hal baru, mengatasi tantangan baru, dan mempersiapkan diri untuk memanajemenkan waktu dengan baik,” tutur Tasya.

Dalam kesempatan itu, Tasya pun menyampaikan harapan agar ITK dapat menjadi institut pendidikan yang akan mencetak akademisi dan inovator terbaik di Indonesia. Dengan adanya ITK, ia pun berharap kualitas pendidikan di Indonesia akan semakin merata dan tidak terfokus di pulau Jawa saja.

Bagikan Yuk :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •