Detail Berita

Trash Boom Berbasis Pemberdayaan SPI, Inovasi ITK untuk Penanggulangan Sampah Pantai Berkelanjutan

Humas ITK 4 Maret 2026 11.16
Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan – Komitmen Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir kembali diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pembuatan Trash Boom Melalui Pemberdayaan Sekolah Pantai Indonesia (SPI) untuk Menanggulangi Sampah Pantai Secara Berkelanjutan” pada tahun 2025.

Program ini dilaksanakan oleh tim peneliti lintas Program Studi Statistika dan Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi (FSTI), di bawah koordinasi Riki Herliansyah, S.Si., M.Stats., Ph.D (Statistika/JSAD). Kegiatan ini berkolaborasi dengan Sekolah Pantai Indonesia (SPI) sebagai mitra utama dalam pemberdayaan masyarakat pesisir.

Latar Belakang

Permasalahan sampah plastik di wilayah pesisir Kota Balikpapan terus mengalami peningkatan. Aliran sungai yang membawa limbah domestik dari hulu menjadi salah satu penyumbang utama sampah yang bermuara ke laut dan mencemari kawasan pantai. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada estetika lingkungan, tetapi juga mengancam ekosistem laut serta keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir.

Menjawab tantangan tersebut, tim ITK menghadirkan inovasi sosial berbasis teknologi sederhana berupa Trash Boom, yaitu penghalang apung berbahan lokal yang dipasang di area perairan untuk menahan sampah sebelum mencapai bibir pantai.

Inovasi dan Implementasi

Trash Boom dirancang sebagai solusi yang efektif, ekonomis, dan mudah direplikasi. Alat ini mampu mencegah sampah dari aliran sungai masuk ke laut dengan cara mengumpulkannya pada satu titik sehingga lebih mudah diangkut dan dikelola.

Keunggulan utama inovasi ini terletak pada pendekatan pemberdayaan masyarakat. Tidak hanya memasang perangkat, tim peneliti juga melaksanakan:

  • Sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik
  • Pelatihan operasional, perawatan, serta perbaikan Trash Boom
  • Pendampingan pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna

Melalui pelatihan tersebut, volunteer dan pengelola SPI didorong untuk mampu mengoperasikan dan merawat alat secara mandiri, sehingga keberlanjutan program tetap terjaga.

Manfaat dan Dampak Program

Program pengabdian ini memberikan berbagai manfaat strategis, antara lain:

  1. Meningkatkan efektivitas penanggulangan sampah pantai, dengan mencegah sampah dari sungai masuk ke laut melalui pemasangan Trash Boom di area pesisir SPI.
  2. Memberikan edukasi lingkungan kepada masyarakat dan pelajar terkait dampak sampah terhadap ekosistem pantai serta pentingnya tindakan preventif dari hulu.
  3. Meningkatkan kapasitas volunteer dan pengelola SPI dalam pengelolaan dan pemeliharaan teknologi sederhana secara mandiri.
  4. Menghasilkan model inovasi sosial yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lain di Kota Balikpapan maupun daerah lain di Indonesia.
  5. Mendukung ekonomi sirkular, melalui pemanfaatan sampah yang tertangkap untuk disalurkan ke bank sampah SPI sebagai sumber pendapatan alternatif masyarakat pesisir.

Kolaborasi Lintas Disiplin

Tim peneliti yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas dosen dan mahasiswa dari Program Studi Statistika dan Sistem Informasi FSTI ITK, yaitu:

  1. Riki Herliansyah, S.Si., M.Stats., Ph.D (Statistika/JSAD)
  2. Ocarosen Simbolon (Statistika/FSTI)
  3. Achmad Zaki Zaidan (Sistem Informasi/FSTI)
  4. Aditya Laksamana P. Butar Butar (Sistem Informasi/FSTI)
  5. Adonia Azarya Tamalonggehe (Sistem Informasi/FSTI)
  6. Anjas Geofany Diamare (Sistem Informasi/FSTI)
  7. Ariel Itsbat Nurhaq (Sistem Informasi/FSTI)
  8. Chelsy Olivia (Sistem Informasi/FSTI)
  9. Dzaky Rasyiq Zuhair (Sistem Informasi/FSTI)
  10. Fikri Ahmad Riza (Statistika/FSTI)
  11. Rani Ayu Dewi (Sistem Informasi/FSTI)

Kolaborasi lintas disiplin ini memperkuat pendekatan berbasis data, teknologi, dan pemberdayaan sosial dalam menjawab permasalahan lingkungan secara komprehensif.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui inovasi Trash Boom berbasis pemberdayaan SPI, ITK menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Solusi sederhana, berdampak nyata, dan berkelanjutan ini diharapkan dapat menjadi model inovasi sosial yang terus berkembang serta memperkuat gerakan kolektif menjaga kebersihan dan kelestarian pesisir Indonesia.

Berita Terbaru

Example_News.webp Penelitian dan Pengabdian

Revolusi Solder Ramah Lingkungan: Tin-Zinc Solder untuk Masa Depan Industri Elektronik Indonesia

Pengembangan Tin-Zinc Solder berbasis paduan Sn–Cu–Zn–Ag menjadi solusi inovatif bebas timbal yang aman, andal, dan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing industri elektronik Indonesia.

Example_News.webp Alumni
a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami