Pelaksanaan KIBM (Kompetisi Inovasi Bisnis Mahasiswa) Tahun 2020 merupakan kegiatan yang perdana dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional pada tanggal 4 s.d 13 September 2020. Kegiatan ini mengundang mahasiswa dari berbagai jenjang yang diharapkan akan memotivasi mahasiswa lebih banyak lagi untuk dapat menemukan banyak Inovasi dibidang Bisnis. Kegiatan KIBM dilaksanakan dengan metode dalam jaringan (daring) mempertimbangkan kondisi pandemic COVID-19 di Indonesia. Institut Teknologi Kalimantan (ITK) ikut serta dalam kompetisi tersebut dan memboyong dua tim mahasiswa yang dinyatakan lolos terdanai  KIBM 2020.

 

Dua tim tersebut terdiri dari tim DIPASAR.ONLINE dan Scylla Farm. Pada tim DIPASAR.ONLINE di ketuai oleh Dinda Saputri (Sistem Informasi) dan anggotanya yaitu Nur Sabrina F. U. (Sistem Informasi), Dwiky Ahmadya F. (Sistem Informasi), M. Roby Kurniawan (Sistem Informasi), dan M. Iqbal Al-Haswan B. (Sistem Informasi). Pada tim Scylla Farm di ketuai oleh Dede Rahman (Teknik Mesin) dan anggotanya yaitu Andhika Naufal Zein (Teknik Elektro), M. Nurhidayatur Rozikin (Teknik Material dan Metalurgi), M. Nabil Akbar Pratama (Informatika), dan Santy Sarah Zhafirah (Teknik Industri).

DIPASAR.ONLINE merupakan usaha yang membantu masyarakat untuk melakukan belanja kebutuhan mulai dari lauk-pauk, sayur-mayur, kebutuhan pokok, frozen  food, hingga kebutuhan bumbu- bumbu dapur di pasar tradisional hanya menggunakan web saja tanpa harus pergi ke pasar secara langsung dan usaha ini juga membantu masyarakat agar tetap diam di rumah tanpa harus keluar rumah di saat pandemi.

“Tujuan kami mengikuti KIBM ini agar bisa memperkaya pengalaman dan menambah wawasan kewirausahaan untuk mengembangkan bisnis yang sedang saya jalankan sehingga ilmu yang saya dapatkan bisa diterapkan selain itu dapat meningkatkan rasa percaya diri untuk berkreasi dan inspiratif serta berfikir kritis” Tegas Dinda Saputri.

Usaha yang telah berlangsung dari pertengahan pandemi ini, terinspirasi dari permasalahan orang-orang disekitar yang harus stay at home namun harus membeli kebutuhan pangan di pasar.

“Saya senang bisa memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar sekaligus bisa mengharumkam nama Institut Teknologi Kalimantan, Pesan saya, jangan pernah takut untuk mencoba berkompetisi karena apapun yang kalian dapatkan tidak akan sia-sia. Jadi jika menang itu bonus dan jika kalah itu ilmu dan pengalaman” Ucap Dinda Saputri.

Rasa bahagia bukan hanya di rasakan oleh tim DIPASAR.ONLINE namun tim Scylla Farm. Scylla Farm adalah usaha terkait budidaya kepiting telur. Kepiting telur merupakan kepiting bakau betina yang bertelur yang biasa dijadikan olahan makanan seafood. Kepiting telur ini juga merupakan salah satu jenis komoditas   perikanan yang potensial di Provinsi Kalimantan Timur. Saat ini sumber daya alam yang  ekonomis tersebut banyak diburu untuk ditangkap dan dijual sesuai dengan permintaan pasar. Upaya penangkapan kepiting telur yang dilakukan oleh masyarakat setempat berdampak negatif karena proses tersebut tidak memperhatikan keberlangsungan sumber daya kepiting didaerah. Dari permasalahan tersebut kami mengambil peluang untuk budidaya kepiting telur.

 

“Usaha ini sudah berjalan kurang kurang lebih setahun belakangan, dimana merupakan salah satu bagian dari YOI Group, yaitu YOI Akuakultur dibidang budidaya.Dengan kami mengikuti Kompetisi Inovasi Bisnis Mahasiswa (KIBM) ini kami dapat mengembangkan bisnis yang telah ada. Sehingga Scylla Farm mampu menjadi cikal bakal perusahaan yang bergerak di bidang budidaya kepiting”. Tegas M. Nurhidayatur Rozikin.

Nurhidayatur Rozikin mengatakan bahwa kelompoknya tidak menyangka akan lulus terdanai. Ia pun berharap semoga usaha yang ia rintis bersama kawan-kawannya dapat berjalan lancar, berdampak baik dan maksimal oleh penduduk sekitar.

Tim Humas|KNK

Bagikan Yuk :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •