Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kota Balikpapan pada Kamis22 Oktober 2015  mencapai angka 185.8. ISPU ini diukur mulai jam 1 malam hingga jam 7 pagi. Angka ini lebih tinggi dibanding pada Rabu 21 Oktober 2015 yang mencapai 109.4. Angka ISPU yang semakin tinggi ini menempatkan kualitas udara di Balikpapan masuk kategori Tidak Sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Balerina mengakui dalam kurun 2 hari terakhir ini kabut asap memang semakin tebal. Sehingga ia kembali mengingatkan warga untuk mengenakan masker ketika berada di luar rumah.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak lagi menggunakan masker bedah dan menggantinya dengan masker N95. Ia menjelaskan masker N95 memang dibuat untuk melindungi diri dari kabut asap. Jika masker ini digunakan dengan benar, dapat membantu menghalangi partikel udara hingga 0,3 mikron yang mungkin mengandung virus dan bakteri.

Pengguna masker N95, tambahnya, juga diwajibkan bagi penderita sesak nafas dan asma. Sebaiknya masker selalu digunakan jika bepergian di pagi dan malam hari.

“Kalau ada Asma atau sesak nafas, sudah harus pakai masker N95. Kalau nanti kena Pneumonia yang tinggi, bahaya sekali bagi kehidupannya,” terangnya.

Berdasarkan informasi dari Badan Metrologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG), pada pagi hari kecepatan api relative rendah, sehingga kabut asap terkumpul pada dini hari hingga kisaran jam 9 pagi. Selanjutnya ketika waktu menunjukan jam 10 jelang siangm kecepatan angin bisa berada dikisaran 5 sampai 13 knot sehingga asap berangsur angsur menipis.

 

sumber: IDC FM

Bagikan Yuk :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •