Detail Berita

KRTI 2026 Dibuka di Ibu Kota Nusantara, Wujud Komitmen Kemdiktisaintek Mewadahi Karya Teknologi Anak Bangsa

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 22 September 2026 8.05 15 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

IKN - Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 resmi dibuka di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Senin, 21 September 2026. Diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sebagai perguruan tinggi tuan rumah, ajang ini mempertemukan para finalis dari 43 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia untuk menampilkan karya dan inovasi di bidang wahana terbang tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

KRTI hadir sebagai ruang bagi karya teknologi generasi muda agar tidak berhenti pada tahap gagasan, tetapi dapat diuji, dikembangkan, dan diarahkan menjadi solusi bagi berbagai kebutuhan masyarakat. Mewakili Kemdiktisaintek, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar arena untuk menunjukkan kemampuan teknis mahasiswa.

“Wahana terbang tanpa awak yang mampu memetakan wilayah luas, menjangkau titik evakuasi yang sulit, dan memantau kondisi lapangan dari udara bukan sekadar objek perlombaan. Lebih dari itu, inovasi ini adalah solusi nyata yang kelak akan sangat diandalkan negara dalam penanggulangan bencana dan kemanusiaan,” ujar Beny.

Rektor ITK Prof. Dr. rer. nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. menambahkan bahwa teknologi UAV kini telah berkembang jauh melampaui fungsinya sebagai perangkat hobi. UAV telah menjadi salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, pemetaan, mitigasi bencana, pemantauan lingkungan, logistik, hingga pertanian.

“Teknologi UAV telah menjadi instrumen penting di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, pemetaan, mitigasi bencana, lingkungan, logistik, hingga pertanian. Kami berharap KRTI tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat kolaborasi, persahabatan, dan jejaring para inovator muda Indonesia,” tuturnya.

Penyelenggaraan KRTI 2026 di IKN juga memberikan makna tersendiri. Sebagai kota masa depan yang dikembangkan dengan semangat smart city dan digitalisasi, IKN menjadi ruang yang relevan untuk mempertemukan pembangunan kawasan baru dengan gagasan teknologi yang dibawa generasi muda Indonesia.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut kehadiran para finalis dari berbagai penjuru Indonesia. Menurutnya, kedatangan mahasiswa ke IKN memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengikuti kompetisi.

“Datang ke IKN tentunya bukan hanya untuk melihat Nusantara, tetapi juga membawa dan menceritakan kabar tentang Nusantara. Kami berharap para peserta pulang membawa cerita tentang kota masa depan yang sedang kita bangun bersama,” ujar Basuki.

Pembukaan KRTI 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian, Deputi Bidang Transportasi Hijau dan Digital OIKN, Komandan Lanud Dhomber, Kepala Polresta IKN, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kalimantan Timur, serta para pejabat, tokoh, dan pakar UAV Indonesia.

Pembukaan ditandai secara simbolis melalui penancapan tongkat dengan ornamen menyerupai drone, dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir KRTI, parade defile peserta, serta penampilan berbagai produk hasil penelitian dan pengembangan dari masing-masing tim finalis.

Melalui KRTI 2026, pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam menyediakan ruang bagi talenta muda Indonesia untuk menguji gagasan, mengembangkan teknologi, dan memperluas kolaborasi. Lebih dari sekadar kompetisi, KRTI diharapkan menjadi bagian dari proses tumbuhnya karya anak bangsa menjadi teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan masa depan Indonesia.

Berita Terbaru

Example_News.webp Berita

Rektor ITK Ungkap Makna KRTI 2026: Bukan Sekadar Menjadi Tuan Rumah, tetapi Menumbuhkan Inovator Muda Indonesia

Rektor ITK Tegaskan KRTI 2026 Bukan Sekadar Kompetisi, tetapi Fondasi Kemandirian Teknologi Indonesia

Example_News.webp Berita
Example_News.webp Berita

Bertanding di Rumah Sendiri, Pandhega Daksa ITK Bawa Semangat Tuan Rumah di Final KRTI 2026

Pandhega Daksa ITK Bawa Semangat Tuan Rumah di Final KRTI 2026

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami