Detail Berita

Mahasiswa ITK Hadirkan Smart Water Treatment Berbasis IoT di Kebun Wisata Edukasi KM 12, Wujud Pengelolaan Air Bersih Berkelanjutan

Humas ITK 2 Juli 2026 15.30 10 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan – Tim mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan memasang Smart Water Treatment berbasis Internet of Things (IoT) di Kebun Wisata Edukasi KM 12, Balikpapan. Program ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi Kampus Berdampak, di mana inovasi teknologi yang dikembangkan mahasiswa diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam penyediaan air bersih yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Program ini berawal dari hasil survei tim di lokasi. Dari hasil pengamatan, air sumur bor yang digunakan masih memiliki nilai Total Dissolved Solids (TDS) yang cukup tinggi sehingga kualitasnya perlu ditingkatkan. Selain itu, pengecekan kondisi air masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan kurang efisien apabila dilakukan secara rutin.

Menjawab permasalahan tersebut, tim merancang sistem pengolahan air yang dipadukan dengan teknologi IoT. Air dialirkan melalui beberapa tahapan penyaringan sebelum digunakan, kemudian kualitasnya dipantau menggunakan sensor TDS dan flow meter. Data hasil pemantauan ditampilkan secara real-time, sehingga pengelola dapat memantau kualitas air dengan lebih mudah, cepat, dan akurat tanpa harus melakukan pengukuran manual secara berkala.

Selama kegiatan berlangsung, tim tidak hanya memasang alat, tetapi juga memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pengelola Kebun Wisata Edukasi KM 12. Materi yang disampaikan meliputi fungsi setiap komponen, cara pengoperasian sistem, serta langkah-langkah perawatan sederhana agar alat dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Pengelola juga diberi kesempatan untuk mencoba mengoperasikan sistem secara langsung sehingga mampu mengelolanya secara mandiri.

Hasil pengujian menunjukkan kualitas air mengalami peningkatan setelah melalui proses pengolahan. Nilai TDS berhasil diturunkan sehingga air menjadi lebih layak digunakan. Kehadiran sistem monitoring berbasis IoT juga membuat proses pemantauan menjadi lebih efisien karena data dapat diakses secara langsung tanpa perlu melakukan pengukuran berulang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa ITK tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. Program ini mencerminkan semangat ITK Berdampak, yaitu menghadirkan riset, inovasi, dan teknologi yang mampu memberikan manfaat nyata, mendorong pengelolaan sumber daya air yang lebih berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Berita Terbaru

Example_News.webp Diktisaintek Berdampak

Mahasiswa ITK Hadirkan Smart Water Treatment Berbasis IoT di Kebun Wisata Edukasi KM 12, Wujud Pengelolaan Air Bersih Berkelanjutan

Lewat Smart Water Treatment Berbasis IoT, Mahasiswa ITK Hadirkan Solusi Air Bersih bagi Kebun Wisata Edukasi KM 12

Example_News.webp Diktisaintek Berdampak
Example_News.webp Prestasi

Mahasiswa Teknik Lingkungan ITK Raih Juara 3 Debat Nasional, Fiqri Cahyadi Sabet Best Speaker

Tim Debat ITK Tembus Podium Nasional, Fiqri Cahyadi Sabet Gelar Best Speaker

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami