Balikpapan - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Jerzan Hartadin, mahasiswa ITK angkatan 2022, berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit V Balikpapan. Kompetisi ini berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, sejak 18 Januari hingga 5 Maret 2026.
Dalam ajang tersebut, Jerzan mengangkat karya berjudul “Pemanfaatan Sistem Bioflok dan Pemberian Pakan Otomatis pada Budidaya Lele Lahan Sempit di Kampung Hijau Kaliandra.” Gagasan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi sederhana dan aplikatif untuk mendukung budidaya lele secara lebih efisien, khususnya pada kawasan dengan keterbatasan lahan.
Di bawah bimbingan Muhammad Ridho Dewanto, Jerzan menyusun karya ilmiah ini dengan pendekatan berbasis permasalahan nyata di lapangan. Sebelum mengikuti lomba, ia melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung kondisi dan tantangan yang dihadapi masyarakat. Dari proses tersebut, ia kemudian merumuskan solusi melalui penerapan sistem bioflok yang dikombinasikan dengan teknologi pemberian pakan otomatis.
Inovasi tersebut hadir sebagai upaya menjawab kebutuhan masyarakat dalam mengembangkan budidaya ikan lele pada lahan sempit. Sistem bioflok dinilai mampu membantu menjaga kualitas air dan meningkatkan efisiensi budidaya, sementara pemberian pakan otomatis dapat mendukung pengelolaan pakan yang lebih teratur dan efektif. Melalui gagasan ini, budidaya lele tidak hanya menjadi aktivitas produktif, tetapi juga berpotensi memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Jerzan menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam lomba ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menyalurkan ide-ide yang diperoleh selama perkuliahan agar dapat diimplementasikan secara nyata dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Alasan saya mengikuti lomba ini adalah untuk menyalurkan ide-ide yang didapatkan di bangku perkuliahan, kemudian bisa diimplementasikan dan bermanfaat,” ungkap Jerzan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa ITK tidak hanya mampu berkompetisi secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan solutif yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Melalui karya tersebut, semangat ITK Berdampak tercermin dalam kontribusi mahasiswa yang berupaya menghubungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemberdayaan lingkungan sekitar.
Capaian Jerzan juga menunjukkan pentingnya proses pembelajaran yang tidak berhenti di ruang kelas. Kunjungan lapangan, analisis permasalahan, hingga penyusunan solusi menjadi bagian dari pengalaman akademik yang membentuk mahasiswa agar lebih peka terhadap isu sosial dan lingkungan.
Dengan diraihnya Juara 3 pada LKTI Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, Jerzan Hartadin diharapkan dapat terus mengembangkan inovasinya agar tidak hanya berhenti sebagai karya tulis, tetapi juga berpeluang diterapkan secara lebih luas. Prestasi ini sekaligus memperkuat peran ITK sebagai kampus yang mendorong mahasiswa untuk berkarya, berinovasi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur.
ITK dan UPR Bergandengan Tangan, Dorong Kampus Kalimantan Menuju Standar Internasional
MoU ITK–UPR Jadi Langkah Awal Penguatan Akreditasi Internasional dan Riset Bersama
Mahasiswa ITK Raih Juara 3 LKTI Pertamina lewat Inovasi Budidaya Lele Lahan Sempit
Kisah Patrik Pulung, Alumni Teknik Elektro ITK di Rolls Royce Solutions Indonesia