Balikpapan - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam ajang Jambore Statistika XV 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Statistika Universitas Mulawarman di Samarinda, Kalimantan Timur.
Tim yang diketuai oleh Muhammad Rihzky Anugrah (Teknik Industri 2023) bersama anggota Senda Saputra (Teknik Industri 2023) dan Vina Agustina (Ilmu Aktuaria 2023) ini mengangkat karya ilmiah bertajuk: “Pemodelan Lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Kota Balikpapan dengan Menggunakan Mathematical Programming dan Pendekatan Spasial.”
Dalam kompetisi karya tulis ilmiah tingkat nasional tersebut, tim ITK menghadirkan solusi berbasis data terhadap permasalahan nyata di Kota Balikpapan, yakni ketimpangan distribusi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Rihzky menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kendaraan listrik yang tidak diimbangi dengan pemerataan fasilitas SPKLU menyebabkan penumpukan pada titik tertentu, sementara lokasi lain justru minim pemanfaatan.
“Melalui pendekatan data kependudukan dan Indeks Pembangunan Manusia, kami melakukan prediksi demand kendaraan listrik, kemudian mengoptimalkan lokasi SPKLU menggunakan metode Maximum Covering Location Problem (MCLP) dan P-Median,” jelasnya.
Metode tersebut memungkinkan penentuan lokasi strategis yang mampu memaksimalkan jangkauan layanan sekaligus meminimalkan jarak tempuh pengguna, sehingga lebih efisien dan berkelanjutan.
Dalam proses persiapan, tim melakukan riset mendalam mulai dari penentuan topik yang relevan, penyusunan metode yang tepat, hingga pengolahan data berbasis kebutuhan wilayah. Kompetisi ini juga menjadi pengalaman pertama mereka mengikuti lomba nasional secara offline.
“Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami, tidak hanya dalam hal akademik, tetapi juga dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kritis,” ujar tim.
Keberhasilan ini turut didukung oleh bimbingan Ahmad Jamil, S.Si., M.Si selaku dosen pembimbing yang memberikan arahan dalam pengembangan metodologi dan penyempurnaan karya ilmiah.
Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa ITK mampu menghadirkan solusi berbasis sains dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya dalam mendukung transisi menuju energi berkelanjutan. Selain itu, capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus aktif berinovasi dan berkompetisi.
“Harapannya, prestasi ini bisa menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat dan mendorong lebih banyak mahasiswa ITK untuk berani berkarya dan berprestasi di tingkat nasional,” ungkap tim.
ITK Dorong Kesadaran Kesehatan Mental dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Lingkungan Kampus
ITK Gelar Seminar Kesehatan Mental untuk Mewujudkan Lingkungan Kampus yang Lebih Sehat
Menuju Kepemimpinan Baru, ITK Resmi Luncurkan Tahapan Pemilihan Rektor 2026–2030
5 Tim Mahasiswa ITK Lolos P2MW 2026, Usung Inovasi Wirausaha Berbasis Keberlanjutan dan Pemberdayaan
5 Tim Mahasiswa ITK Lolos P2MW 2026