Detail Berita

Es Krim dari Biji Karet? Inovasi Pangan Lokal Kaya Protein

Humas ITK 3 September 2025 13.00
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Pernahkah terpikir bahwa biji karet yang sering dianggap limbah ternyata bisa disulap jadi es krim lezat? Bukan sekadar camilan manis, es krim ini disebut mellorine dan mengandung protein nabati tinggi yang baik untuk tubuh.

Dari Limbah Jadi Potensi

Selama ini, biji karet hanya berakhir sebagai limbah perkebunan tanpa nilai tambah. Padahal, penelitian menunjukkan biji karet memiliki kandungan protein nabati sebesar 14–34 %. Sejalan dengan UU Pangan No. 18/2012, setiap inovasi pangan baru wajib melalui uji keamanan, standar gizi, hingga jaminan mutu. Hal ini membuka jalan bagi diversifikasi pangan lokal yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Tantangan di Balik Manisnya Es Krim

Namun, mengolah biji karet menjadi es krim bukan perkara mudah. Tantangan utamanya terletak pada rasa getir khas biji karet dan kandungan HCN (hidrogen sianida) yang berbahaya bagi tubuh. Di sinilah peran sains bekerja melalui perendaman dan perebusan dalam waktu tertentu, kadar HCN berhasil ditekan hingga di bawah ambang aman < 1 mg/kg.

Untuk mendapatkan tekstur es krim yang lembut, biji karet kemudian diformulasikan bersama bahan tambahan seperti susu skim, gula, dan CMC (carboxymethyl cellulose). Dari berbagai percobaan, kombinasi terbaik ditemukan pada rasio air dan biji karet 3:1. Percobaan tersebut menghasilkan Es krim mellorine dengan kandungan protein dan lemak yang lebih tinggi, sehat sekaligus memanjakan lidah.

Dari Kalimantan Timur 

Inovasi yang dilakukan oleh Ir. Jefri Pandu Hidayat, S.T., M.T., IPP, dosen Teknik Kimia ITK, Kepala PUI-PT Agrotropikal Kalimantan (A-KAL) bersama dengan mahasiswa Farah Iffatur Rizqy ini tidak hanya soal menciptakan es krim unik, namun menjawab dua tantangan besar yaitu mengurangi limbah perkebunan dan menghadirkan alternatif pangan nikmat bergizi tinggi.

Biji karet yang dulu dipandang sebelah mata kini berpotensi jadi bintang baru dalam inovasi pangan lokal. Inilah bukti bahwa dengan ilmu dan kreativitas, sesuatu yang dianggap beban bisa berubah menjadi berkah.

Pemanfaatan biji karet untuk es krim mellorine adalah langkah berani menuju masa depan pangan yang sehat, inovatif, dan berkelanjutan. Mari dukung riset lokal dan terus melihat potensi besar yang ada di sekitar kita karena siapa sangka, limbah hari ini bisa jadi makanan favorit esok.

Berita Terbaru

Example_News.webp Program Akademik
Example_News.webp Diktisaintek Berdampak
Example_News.webp Berita

ITK Buka 25 Program Studi dengan 1.307 Kursi pada SNBT-UTBK 2026

ITK Buka 25 Program Studi SNBT-UTBK 2026

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami