Forum Ilmiah XIII LPPM ITK
07/11/2016
Program Beasiswa PERTAMINA Sobat Bumi
10/11/2016
Tunjukkan semua

Forum Ilmiah XIV LPPM ITK

Balikpapan – Mimpi tentang mesin yang dapat berpikir sendiri agaknya semakin menemukan bentuknya. Harapannya sederhana, mesin pintar ini akan semakin memudahkan segala aspek kehidupan manusia. Salah satu bidang konsentrasi yang paling disoroti dalam riset ini adalah Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan (AI). Sejak 2005, riset tentang AI terus mengalami peningkatan pesat. Aplikasi filter gambar ‘Prisma’ hingga mesin pencari ‘Google’ misalnya, sejatinya merupakan penerapan AI dalam teknologi digital.

“AI tidak hanya diterapkan dalam robotika atau aplikasi, namun di dalam permainan komputer juga diterapkan AI guna membangun lingkungan permainan yang natural baik dalam hal interaksi, realita, dan konten,” kata Ariyadi, dosen Sistem Informasi ITK ketika menyampaikan Forum Ilmiah XIV di hadapan warga akademik, Jumat, 28 Oktober 2016.

Lebih spesifik lagi, Ariyadi memfokuskan penggunaan AI dalam dunia permainan digital (gaming). Menurutnya, Kecerdasan Buatan membuat suatu permainan memiliki tantangan alami layaknya ketika bermain dengan manusia pada sebenarnya.

“Saat ini banyak peneliti yang tertarik membangun arah penelitian di bidang AI dalam permainan guna mendukung perkembangan industri permainan dan komputer,” ujar dosen asal Samarinda ini.

Dengan menggunakan permainan komputer, lanjut Ariyadi, para peneliti dapat menguji metode-metode riset yang mereka kembangkan karena tidak memakan biaya besar. Semisal ketika melakukan simulasi peperangan yang tentu memakan biaya besar untuk menguji strategi, ketahanan alat tempur, dan sebagainya. Hal ini dapat disimulasi dengan AI di dalam permainan komputer bertipe simulasi yang mengikuti kondisi nyata suatu perang. Hasil dari simulasi ini dapat digunakan untuk masukan kasus nyata.

Meski demikian, Ariyadi mewanti-wanti beberapa efek negatif dalam pengembangan dan penerapan AI. Ia mencontohkan industri gaming yang sangat berhati-hati dalam menerapkan AI karena dikhawatirkan dapat merusak alur permainan.

RJP I Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *