Detail Berita

Aksi Nyata Mahasiswa, Bersih Pantai Berbasis Sains di Pantai Seraya

Humas ITK 7 April 2026 12.19
Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan - Kesadaran terhadap isu lingkungan terus ditanamkan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Scientific Beach Cleaning yang dilaksanakan di Pantai Seraya, Balikpapan, pada 29 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program service learning yang melibatkan mahasiswa dalam aksi nyata menjaga lingkungan sekaligus memahami pengelolaan sampah secara ilmiah.

Kegiatan ini berawal dari inisiatif mahasiswa yang kemudian dikembangkan menjadi proyek kolaboratif. Dengan mengusung konsep pembersihan pantai berbasis sains, peserta tidak hanya mengumpulkan sampah, tetapi juga mempelajari rantai distribusi sampah serta proses daur ulangnya. Pendekatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak perilaku masyarakat terhadap lingkungan pesisir. 

Rangkaian kegiatan dimulai dari keberangkatan peserta dari kampus menuju Pantai Seraya. Setibanya di lokasi, peserta mendapatkan pengarahan sebelum dibagi ke dalam beberapa tim kerja, yakni tim pembersih, tim sortir, dan tim dokumentasi. Setiap tim memiliki peran strategis dalam memastikan kegiatan berjalan sistematis dan terukur.

Tim pembersih bergerak menyisir area pantai, semak-semak, hingga area sekitar untuk mengumpulkan sampah. Dengan menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker, mereka mengumpulkan berbagai jenis sampah tanpa memilah terlebih dahulu. Setelah itu, sampah dikumpulkan dan diserahkan kepada tim sortir.

Tim sortir kemudian mengklasifikasikan sampah berdasarkan jenisnya, seperti plastik, logam, dan kertas. Setiap kategori ditimbang dan dicatat sebagai bagian dari data lingkungan. Sementara itu, tim dokumentasi bertugas mencatat seluruh hasil kegiatan serta mengunggah data tersebut ke platform digital sebagai bentuk pelaporan dan edukasi publik. 

Kegiatan tidak berhenti pada proses pembersihan. Para peserta juga mengunjungi Sekolah Bank Sampah Indonesia (SPI) untuk melihat secara langsung proses daur ulang sampah. Di sana, sampah plastik yang telah dikumpulkan diserahkan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memahami strategi kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas lokal hingga lembaga pendidikan. Mereka juga memperoleh wawasan tentang bagaimana meningkatkan partisipasi publik melalui media sosial dalam isu lingkungan. 

Sebanyak 31 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari 18 perempuan dan 13 laki-laki. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka sepanjang kegiatan, meskipun terdapat beberapa kendala kecil seperti kelelahan dan cedera ringan yang menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan ke depan.

Kegiatan Scientific Beach Cleaning ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar aksi bersih-bersih. Pantai sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat Balikpapan tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai penopang ekosistem. Dengan adanya ancaman pencemaran dan penumpukan sampah, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran serta mendorong lahirnya solusi berkelanjutan dari generasi muda.

Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya peduli, tetapi juga memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga lingkungan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan dengan skala yang lebih luas dan dampak yang lebih signifikan bagi masyarakat.

Berita Terbaru

Example_News.webp Berita

Aksi Nyata Mahasiswa, Bersih Pantai Berbasis Sains di Pantai Seraya

Bersih Pantai Berbasis Sains di Pantai Seraya

Example_News.webp Berita

Bangun Karakter, ITK Gelar Penguatan Nilai Kebersamaan

ITK Gelar Penguatan Nilai Kebersamaan

Example_News.webp Program Akademik
a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami