Detail Berita

Ada HEPA, Sudah Cukup? Ini yang Perlu Dicek pada Air Purifier Saat Udara Berasap

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 15 Oktober 2026 9.16 15 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan – Sama-sama memakai filter HEPA, dua air purifier belum tentu membersihkan ruangan sama cepatnya. Kemampuan alat bergantung pada seberapa baik filter menangkap partikel dan seberapa banyak udara yang melewatinya. Karena itu, mengenali spesifikasi alat penting agar penggunaannya sesuai kebutuhan.

Menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), penyaring mekanis berkeefisienan tinggi dapat membantu menangkap partikel asap. Namun, kapasitas alat harus disesuaikan dengan ukuran ruangan.

Kenali filter dan cara kerjanya

Motor menggerakkan kipas untuk menarik udara ruangan melewati filter, kemudian mengalirkannya kembali. Filter HEPA menangkap partikel halus, sementara karbon aktif membantu mengurangi sebagian gas dan bau. Keduanya memiliki fungsi berbeda dan tidak menghilangkan seluruh pencemar.

Jangan lewatkan angka CADR

CADR atau Clean Air Delivery Rate menunjukkan banyaknya udara bersih yang dihasilkan alat per satuan waktu. Angkanya biasanya ditulis dalam m³/jam atau CFM. Untuk penggunaan saat berasap, perhatikan nilai CADR khusus asap jika tersedia.

Sebagai ilustrasi, ruangan berukuran 4 × 4 meter dengan tinggi 3 meter memiliki volume 48 m³. Air purifier dengan CADR 240 m³/jam menghasilkan udara bersih ekuivalen sekitar lima kali volume ruangan setiap jam. Perhitungan ini bukan jaminan seluruh udara bebas polusi karena asap yang masuk, pencampuran udara, dan pengaturan alat memengaruhi hasilnya.

Fitur tambahan perlu diperiksa

Tulisan “ion”, “plasma”, atau “sterilisasi” tidak otomatis menunjukkan kemampuan menyaring asap. Sejumlah teknologi elektronik dapat menghasilkan ozon yang mengiritasi saluran pernapasan. Periksa informasi pengujian emisi dan hindari alat yang sengaja menghasilkan ozon untuk ruangan berpenghuni.

Pengaturan dan perawatan ikut menentukan

Mode senyap biasanya mengurangi aliran udara. Saat menghadapi asap, EPA menyarankan alat dijalankan terus-menerus pada kecepatan tertinggi yang memungkinkan. Pastikan jalur udara tidak terhalang serta rawat dan ganti filter sesuai petunjuk produsen.

Memilih air purifier berarti memeriksa lebih dari sekadar nama fitur. Cek filternya, pahami CADR-nya, sesuaikan dengan ruangannya, lalu gunakan bersama upaya mengurangi masuknya asap dan sumber polusi di dalam rumah.

Rujukan Artikel

  1. US EPA. Guide to Air Cleaners in the Home.
  2. US EPA. Residential Air Cleaners: A Technical Summary.
  3. US EPA. Indoor Air Filtration.
  4. US EPA. Create a Clean Room to Protect Indoor Air Quality During a Wildfire.
Berita Terbaru

Example_News.webp Berita
Example_News.webp Berita

Ada HEPA, Sudah Cukup? Ini yang Perlu Dicek pada Air Purifier Saat Udara Berasap

Ini yang Perlu Dicek pada Air Purifier Saat Udara Berasap

Example_News.webp Berita
a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami