Siapa sangka buah naga yang selama ini dikenal sebagai buah sehat ternyata memiliki potensi besar di dunia kosmetik? Melalui inovasi kreatif, ekstrak buah naga kini dimanfaatkan sebagai pewarna alami yang aman dan menarik untuk produk lip balm.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan bahan alami, industri kosmetik mulai beralih dari bahan sintetis ke bahan berbasis alam yang lebih ramah lingkungan. Tren ini mendorong pengembangan inovasi baru yang tidak hanya aman bagi kesehatan, tetapi juga berkelanjutan. Institut Teknologi Kalimantan (ITK) turut berperan aktif dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis riset.
Buah naga (Hylocereus spp.) mengandung pigmen alami bernama betasianin yang menghasilkan warna merah keunguan yang khas. Pigmen ini bersifat tidak toksik, larut dalam air, serta kaya akan antioksidan, sehingga sangat potensial digunakan sebagai pewarna alami dalam produk kosmetik, khususnya lip balm. Proses ekstraksi yang digunakan pun relatif sederhana dan ramah lingkungan, menggunakan pelarut seperti air atau etanol.
Dalam formulasi lip balm, ekstrak buah naga tidak hanya memberikan warna alami yang lembut dan elegan, tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan bibir. Kandungan vitamin C dan flavonoid dalam buah naga membantu menjaga kelembapan serta melindungi bibir dari radikal bebas. Dengan komposisi yang tepat, lip balm ini mampu menghasilkan variasi warna dari merah muda hingga merah alami yang menarik.
Penelitian dan inovasi ini dikembangkan oleh tim yang terdiri dari Harrys Samosir (Dosen Fisika ITK) bersama mahasiswa Tina Sarmila (Program Studi Fisika ITK), Loza Asmi Nahara Maharani (Program Studi Fisika ITK), serta Devina Sanchia Samosir (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Balikpapan). Kolaborasi lintas disiplin ini menunjukkan sinergi antara akademisi dan mahasiswa dalam menghasilkan produk inovatif berbasis potensi lokal.
Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa pemanfaatan sumber daya lokal dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah tinggi melalui pendekatan ilmiah. Selain mendukung tren kosmetik alami, produk ini juga berpotensi menjadi peluang usaha berbasis riset bagi mahasiswa dan masyarakat.
Pada akhirnya, inovasi lip balm berbahan dasar buah naga ini menunjukkan bahwa keindahan tidak harus berasal dari bahan kimia sintetis. Dengan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia, ITK terus mendorong lahirnya solusi kreatif yang aman, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi tinggi.
ITK ke Level Global: Dosen ITK Presentasikan Riset Teori Antrean di Forum Internasional Rusia
Dosen ITK Presentasikan Riset Teori Antrean di Forum Internasional Tomsk, Rusia
ITK Berdampak: Dedikasi Dua Pegawai Raih Satyalancana Karya Satya di Hardiknas 2026
Dedikasi Dua Pegawai Raih Satyalancana Karya Satya di Hardiknas 2026
Perkuat Jejaring Global, Dosen ITK Jadi Guest Lecturer Internasional dan Dorong Kolaborasi Berdampak
Dosen ITK Jadi Guest Lecturer Internasional dan Dorong Kolaborasi Berdampak