Detail Berita

Gagas Reverse Mentoring, Mahasiswa ITK Raih Harapan I EXSIS

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 28 Agustus 2026 8.14 5 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan - Tiga mahasiswa Program Studi Informatika Institut Teknologi Kalimantan (ITK) berhasil meraih Juara Harapan I Lomba EXSIS (Ekspresi dan Inspirasi) Bidang Infografis. Prestasi tersebut diraih melalui gagasan kreatif yang menempatkan Generasi Z sebagai penggerak literasi digital bagi generasi yang lebih tua.

Tim ITK terdiri atas Benediktus Aldreno Fabian Wowor, James Alvaro Gavriel Pulung, dan Niken Qinata Rahayu. Ketiganya merupakan mahasiswa Informatika angkatan 2024. Mereka mengikuti kompetisi secara berkelompok dengan Benediktus sebagai ketua tim.

Kompetisi yang dilaksanakan secara daring tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Dalam perlombaan ini, tim ITK menghadirkan infografis berjudul “Gen Z sebagai Jembatan Edukasi 360 Derajat: Misi Edukasi Reverse Mentoring.”

Gagasan reverse mentoring lahir dari keresahan tim terhadap kesenjangan kemampuan digital antargenerasi. Menurut mereka, banyak anggota generasi yang lebih tua telah memiliki telepon pintar, tetapi masih mengalami kesulitan dalam memanfaatkan berbagai fitur dan layanan digital secara aman dan optimal.

Kondisi tersebut dapat membuat mereka lebih rentan menerima informasi palsu, menjadi sasaran penipuan daring, atau kesulitan menggunakan layanan digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Berangkat dari persoalan itu, tim ITK mengajak Gen Z untuk tidak hanya menggunakan kecakapan digital bagi dirinya sendiri, tetapi juga membagikannya kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Melalui konsep reverse mentoring, pola pendampingan yang biasanya dilakukan generasi tua kepada generasi muda dibalik. Anak muda didorong menjadi pendamping yang sabar dalam membantu orang tua dan anggota keluarga lainnya memahami teknologi.

Agar gagasan tersebut mudah dipraktikkan, tim merumuskan metode P-A-N-D-U sebagai panduan aksi. Metode ini mengajak Gen Z membantu memastikan informasi yang diterima keluarga bukan hoaks, mengajak generasi senior mencoba teknologi, menyalakan semangat belajar tanpa batas usia, mendampingi penggunaan layanan digital hingga mandiri, serta menguraikan istilah teknologi menjadi bahasa sehari-hari yang lebih mudah dipahami.

Dalam mempersiapkan karya, tim terlebih dahulu mempelajari panduan dan tema perlombaan, kemudian membagi tugas sesuai kemampuan setiap anggota. Sebagian anggota berfokus melakukan riset dan mencari data tepercaya dari Badan Pusat Statistik serta sumber pemerintah terkait, sedangkan anggota lainnya menyusun materi dan copywriting agar pesan dalam infografis tidak terasa kaku.

Proses mengubah data statistik menjadi informasi visual yang menarik menjadi salah satu tantangan utama. Selain menghadapi tenggat waktu dan proses revisi, mereka harus memastikan setiap elemen visual dapat menyampaikan pesan secara ringkas, jelas, dan mudah dipahami masyarakat.

“Prosesnya seru sekaligus menantang. Kami belajar banyak tentang riset, penyajian data, pengelolaan waktu, dan kolaborasi tim,” ungkap tim.

Keberhasilan meraih Juara Harapan I menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan kemampuan. Tim berharap gagasan reverse mentoring dan metode P-A-N-D-U tidak berhenti sebagai karya perlombaan, tetapi dapat diterapkan secara nyata, dimulai dari keluarga masing-masing.

Prestasi ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa ITK tidak hanya mampu menghasilkan karya kompetitif, tetapi juga menghadirkan gagasan yang relevan dengan persoalan masyarakat. Melalui langkah sederhana dari lingkungan keluarga, Gen Z dapat menjadi jembatan menuju ruang digital yang lebih aman, inklusif, dan ramah bagi seluruh generasi.

Berita Terbaru

Example_News.webp Berita
Example_News.webp Berita

ITK dan Lanud Dhomber Perkuat Koordinasi Persiapan KRTI 2026 di IKN

ITK Audiensi dengan Lanud Dhomber, Perkuat Persiapan KRTI 2026 di IKN

Example_News.webp Berita

ITK Berdampak: Tong Komposter Ubah Sampah Menjadi Pupuk Murah

Tong Komposter Ubah Sampah Menjadi Pupuk Murah

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami