Balikpapan - Pengelolaan sampah berbasis masyarakat membutuhkan sistem yang tidak hanya aktif secara sosial, tetapi juga tertata secara administrasi. Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menghadirkan inovasi digital melalui program pengabdian masyarakat bertajuk “Peningkatan Efisiensi dan Transparansi Pengelolaan Sampah Melalui Sistem Informasi Berbasis Web: Studi Kasus Bank Sampah Sekar.”
Program ini dilaksanakan oleh Cinta Putri Juliana, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital ITK angkatan 2022, bersama tim yang terdiri atas Christian Alfa Romeo Lontoh, Nur Riska Ayu Dwi Yanti, Nadia Amalia Putri, Qeisa Dwiokta Alvinania, Marshanda Aura Zefanya Susilo, dan Farizi Fattah. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Farida Nur Hayati, S.Si., M.Stat. dan Surya Puspita Sari, S.Si., M.Si., dosen Program Studi Statistika FSTI ITK.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Bank Sampah Sekar, Perumahan Pondok Karya Agung RT 18, Balikpapan Selatan, dengan fokus utama membantu proses pencatatan transaksi sampah agar lebih modern, efisien, transparan, dan mudah dipantau.
Selama ini, proses pencatatan transaksi nasabah di Bank Sampah Sekar masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah kendala, mulai dari pencatatan yang memakan waktu, risiko kesalahan data, hingga kesulitan dalam melacak riwayat transaksi. Melalui program ini, Cinta mengembangkan SekarCycle, sebuah sistem informasi berbasis web yang dirancang untuk mendukung pengelolaan data nasabah dan transaksi bank sampah secara lebih tertata.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan identifikasi kebutuhan mitra. Dari proses tersebut, mahasiswa kemudian merancang dan mengimplementasikan sistem digital yang disesuaikan dengan kebutuhan Bank Sampah Sekar. Tidak hanya berfokus pada pembuatan sistem, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyusunan panduan penggunaan, pendampingan kepada pengguna, serta pengembangan akun media sosial sebagai sarana edukasi lingkungan.
Melalui SekarCycle, proses pencatatan transaksi sampah diharapkan menjadi lebih cepat, rapi, dan mudah diakses. Sistem ini juga menjadi langkah awal untuk memperkuat transparansi antara pengelola bank sampah dan nasabah, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis komunitas dapat terus meningkat.
Selain aspek teknologi, program ini juga menekankan pentingnya edukasi digital dan partisipasi warga. Media sosial dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta mengajak masyarakat lebih aktif dalam kegiatan pengelolaan sampah. Workshop tematik juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Cinta menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik berkat antusiasme dan dukungan dari berbagai pihak. Dukungan warga, dosen pembimbing, serta rekan satu kelompok menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan program ini.
Melalui inovasi SekarCycle, ITK kembali menunjukkan perannya sebagai kampus yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Inisiatif ini sejalan dengan semangat ITK Berdampak, yakni mendorong kontribusi mahasiswa dalam menjawab kebutuhan lingkungan sekitar melalui pendekatan digital, kolaboratif, dan berkelanjutan.
SekarCycle Jadi Solusi Berdampak untuk Digitalisasi Bank Sampah Sekar Balikpapan
ITK dan PT PLN Nusantara Power Gelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan PLTU Teluk Balikpapan
ITK dan PT PLN Nusantara Power Gelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan
Djarum Beasiswa Plus 2026/2027 Dibuka