Detail Berita

ITK Perkuat Kerja Sama Global Berdampak, Teken MoU dengan University of Seoul untuk Dukung Pengembangan IKN

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 13 Juli 2026 16.16 4 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Nusantara — Institut Teknologi Kalimantan (ITK) terus memperluas jejaring internasional yang berdampak melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan International School of Urban Sciences (ISUS), University of Seoul (UOS), Korea Selatan, dalam agenda fasilitasi kerja sama akademik yang diselenggarakan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) pada Senin, 13 Juli 2026 di Ruang Rapat Eselon 1, Lantai 4, Tower 2, Kantor Kemenko 3.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Smart City Cooperation Center (SCCC) yang didanai oleh Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi (MoLIT) Republik Korea. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi di bidang smart city, pembangunan perkotaan berkelanjutan, riset kolaboratif, pertukaran akademik, seminar bersama, hingga peningkatan kapasitas daerah. Bagi ITK, momentum ini menjadi langkah strategis untuk menegaskan peran kampus sebagai mitra akademik yang aktif dalam mendukung pengembangan ekosistem ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor ITK, Prof. Dr. rer. nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc., didampingi oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Informasi (FSTI), Dekan Fakultas Perencanaan dan Bisnis (FPB), Dekan Fakultas Rekayasa dan Teknologi Industri (FRTI), serta Koordinator Pusat International Office. Kehadiran pimpinan ITK dalam forum ini menunjukkan komitmen institusi untuk membangun kolaborasi internasional yang tidak berhenti pada seremonial, tetapi diarahkan pada langkah nyata yang memberi manfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi dan kawasan strategis nasional.

Selain ITK, penandatanganan MoU juga melibatkan Universitas Mulawarman (Unmul), Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), dan Universitas Balikpapan (Uniba). Universitas Mulawarman diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Umum dan Keuangan, serta Wakil Rektor Bidang Akademik. Turut hadir pula Direktur Politeknik Negeri Samarinda dan Rektor Universitas Balikpapan. Keterlibatan sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan Timur ini menegaskan bahwa pengembangan IKN membutuhkan sinergi yang luas, lintas institusi, dan terhubung dengan jaringan global.

Kerja sama antara ITK dan University of Seoul memiliki arti penting karena mempertemukan perguruan tinggi di wilayah penyangga IKN dengan institusi internasional yang memiliki kompetensi di bidang urban sciences dan pengembangan kota masa depan. Melalui kerja sama ini, peluang untuk memperkuat riset bersama, pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas akademik, hingga kolaborasi dalam tema-tema strategis pembangunan perkotaan menjadi semakin terbuka. Dengan kata lain, kerja sama ini tidak hanya memperluas jejaring internasional ITK, tetapi juga memperkuat posisi kampus dalam merespons kebutuhan pembangunan Nusantara secara lebih relevan dan berdaya guna.

Lebih dari itu, penandatanganan MoU ini mencerminkan arah baru pendidikan tinggi yang semakin menekankan pentingnya kolaborasi global yang berdampak lokal. Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai kawasan masa depan Indonesia, perguruan tinggi dituntut untuk hadir tidak hanya sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga sebagai pusat gagasan, riset, inovasi, dan solusi. Dalam konteks ini, ITK mengambil posisi penting sebagai kampus teknologi di Kalimantan yang mampu menjembatani kebutuhan daerah dengan jejaring pengetahuan global.

Melalui landasan kerja sama ini, diharapkan akan lahir berbagai inisiatif bersama yang mendukung penguatan ekosistem pendidikan tinggi, riset, dan inovasi di kawasan IKN. Kolaborasi antara ITK dan University of Seoul diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bahwa kemitraan internasional dapat memberi dampak nyata bagi pembangunan kawasan, penguatan kapasitas institusi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Langkah ini menegaskan bahwa bagi ITK, kerja sama global bukan sekadar perluasan jaringan, melainkan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan berdampak bagi Kalimantan, Nusantara, dan masa depan Indonesia.

Berita Terbaru

Example_News.webp Internasional

ITK Perkuat Kerja Sama Global Berdampak, Teken MoU dengan University of Seoul untuk Dukung Pengembangan IKN

ITK dan University of Seoul Resmikan Kerja Sama Strategis untuk Dukung Pengembangan IKN

Example_News.webp Diktisaintek Berdampak

Mahasiswa ITK Berdampak! SMOKELESS Hadirkan Solusi Minim Polusi untuk Pengelolaan Sampah di Desa Wanatirta

Hadirkan Inovasi Sosial “SMOKELESS” untuk Kurangi Emisi Asap Pembakaran Sampah

Example_News.webp Penelitian dan Pengabdian

Program Hilirisasi dan Kemitraan 2026 Buka Kesempatan Pengusulan Proposal bagi Perguruan Tinggi

Penerimaan Proposal Program Hilirisasi dan Kemitraan Tahun 2026 Resmi Dibuka

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami