BALIKPAPAN – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melalui Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) memperkuat pembinaan wirausaha mahasiswa dan mitra usaha melalui pelatihan intensif Campuspreneur bersama Balai Pelatihan SDM Metrologi, Mutu, dan Jasa Perdagangan (BPMJP) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada 22–24 September 2026 di Gedung A Ruang A214 ITK.
Mengusung tema “Strategi Komersial Produk Olahan Pangan”, pelatihan diikuti mahasiswa, mitra wirausaha, serta tamu undangan. Program dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan menjual produk, tetapi juga memperkuat kesiapan usaha dari sisi presentasi bisnis, pemenuhan standar, legalitas, hingga tampilan produk sebelum memasuki pasar yang lebih luas.
Pada hari pertama, Selasa (22/9/2026), peserta mengikuti Asistensi Pitching. Sesi ini diarahkan untuk membantu peserta menyusun dan menyampaikan ide bisnis secara lebih terstruktur, meyakinkan, serta mudah dipahami oleh calon mitra maupun konsumen. Kemampuan pitching menjadi salah satu aspek penting bagi pelaku usaha dalam memperkenalkan keunggulan produk sekaligus membangun peluang pengembangan bisnis.
Pembinaan dilanjutkan pada Rabu (23/9/2026) melalui pendampingan BDKT atau Berat Dalam Keadaan Terbungkus serta pengajuan Sertifikasi Halal. Pendampingan BDKT memberikan pemahaman mengenai ketentuan metrologi legal pada produk dalam kemasan, sehingga informasi kuantitas produk yang disampaikan kepada konsumen dapat memenuhi ketentuan yang berlaku. Pada saat yang sama, fasilitasi sertifikasi halal menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepastian dan kepercayaan konsumen terhadap produk pangan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup pada Kamis (24/9/2026) dengan Pendampingan Redesain Kemasan. Melalui sesi ini, peserta didorong melihat kemasan bukan sekadar pelindung produk, tetapi juga sebagai identitas dan instrumen komunikasi pemasaran. Desain yang tepat diharapkan mampu meningkatkan daya tarik visual sekaligus memperkuat posisi produk ketika bersaing di pasar.
Kolaborasi IBT ITK bersama BPMJP Kemendag menjadi bagian dari upaya membangun proses inkubasi bisnis yang lebih komprehensif. Pelaku usaha tidak hanya dibekali dengan kemampuan memproduksi barang, tetapi juga diarahkan untuk memahami standar yang harus dipenuhi sebelum produk dikomersialisasikan secara lebih luas.
Melalui pendampingan terpadu tersebut, tenant dan wirausahawan muda diharapkan semakin siap dalam meningkatkan kualitas produk, memenuhi aspek legalitas dan standardisasi, memperkuat identitas merek, serta mengembangkan strategi komersialisasi yang lebih tepat.
Program Campuspreneur ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa dan mitra usaha untuk menghubungkan inovasi dengan kebutuhan pasar. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, produk-produk yang lahir dari lingkungan kampus dan pelaku usaha binaan diharapkan tidak berhenti pada tahap produksi, tetapi mampu naik kelas, memiliki daya saing, dan menjangkau pasar nasional.
BT ITK dan Kemendag Gelar Pelatihan Intensif Campuspreneur
ITK dan KPK Umumkan Pemenang Kompetisi Komik Sketch Your Integrity 2026
KPK Umumkan Pemenang Kompetisi Komik Sketch Your Integrity 2026
Dari Papua Menuju IKN, Delta Theta Bawa Semangat Timur Indonesia ke Final KRTI 2026
Delta Theta Bawa Semangat Timur Indonesia ke Final KRTI 2026