Balikpapan - Semangat inovasi mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kembali hadir melalui pengembangan teknologi kemaritiman. Tiga tim kontingen ITK, yakni Mahakam 13, Mahakam 12, dan Sentinel, tengah mengikuti rangkaian Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
KKI merupakan kompetisi mahasiswa yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan inovasi dalam bidang maritim serta desain kapal. Pada 2026, kompetisi menghadirkan dua kategori utama, yaitu Desain Inovasi dan Prototipe, dengan babak final dijadwalkan berlangsung pada 14–17 September 2026 di Politeknik Negeri Bengkalis, Riau.
Dalam kategori prototipe, ITK membawa dua tim dengan teknologi penggerak berbeda. Tim Mahakam 13 mengikuti kategori Electric Remote Control (ERC), sementara Tim Mahakam 12 berlaga pada kategori Fuel Engine Remote Control (FERC). Keduanya telah menyelesaikan video laporan kemajuan yang menampilkan proses pengembangan kapal, mulai dari perancangan, manufaktur dan fabrikasi, integrasi sistem, hingga tahap pengujian.
Tim ERC Mahakam 13 mengembangkan kapal bernama Nawasena, yang dirancang dengan gagasan mendukung misi patroli dan pengawasan untuk menjaga keamanan wilayah perairan Nusantara.
Tim ini diketuai oleh Try Surya Adi Pratama, dengan Novita Zahra Pratiwi pada bidang administrasi dan dokumentasi, Bima Danuarta sebagai ship designer, Angga Prasetya Rahman pada bidang electrical sekaligus pilot, serta Yosan Budianto pada bidang fabrikasi.
Pengembangan Nawasena tidak hanya mengejar performa kapal dalam kompetisi, tetapi juga membawa semangat mahasiswa ITK dalam mengeksplorasi teknologi kapal kendali jarak jauh yang relevan dengan karakter Indonesia sebagai negara maritim.
Sementara itu, Tim FERC Mahakam 12 mengembangkan kapal dengan konsep Bima Sena Coast Guard. Gagasan yang dibawa berangkat dari kebutuhan sistem pengawasan perairan yang efektif, khususnya di kawasan Teluk Balikpapan dan jalur perairan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tim Mahakam 12 terdiri dari Girindra Aulia K. sebagai ketua sekaligus pilot, Vevrianto Pasudi sebagai desainer kapal, M. Rafi Arfan pada bidang mekanikal, M. Hajriansyah pada bidang electrical, serta M. Agims pada bidang fabrikasi.
Dalam proses persiapannya, tim melakukan sejumlah tahapan pengembangan, mulai dari desain kapal, fabrikasi struktur, pengembangan sistem mekanikal dan elektrikal, integrasi komponen, hingga pengujian untuk mendapatkan performa kapal yang optimal.
Selain Mahakam 13 dan Mahakam 12, Tim Sentinel ITK juga menjadi bagian dari kontingen ITK pada KKI 2026 dan telah menyelesaikan serta mengunggah laporan akhir sebagai bagian dari tahapan kompetisi.
Seluruh proses tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu teknik secara langsung. Tidak hanya menyusun konsep di atas kertas, mahasiswa dituntut mampu mengubah rancangan menjadi prototipe, mengintegrasikan berbagai sistem, melakukan pengujian, menemukan permasalahan teknis, hingga melakukan penyempurnaan terhadap kapal yang dikembangkan.
KKI sendiri menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menghadirkan karya dan teknologi kapal yang dapat menjawab kebutuhan serta tantangan kemaritiman Indonesia. Kementerian juga mendorong kompetisi ini sebagai ruang lahirnya inovasi mahasiswa yang mendukung kemandirian teknologi nasional, termasuk teknologi untuk menjaga wilayah laut dan menghadapi kondisi darurat.
Saat ini, kontingen ITK masih menantikan hasil tahapan seleksi selanjutnya. Mahakam 13, Mahakam 12, dan Sentinel membawa satu harapan yang sama: melaju hingga babak final dan dapat unjuk gigi membawa inovasi maritim ITK di Bengkalis pada September mendatang.
Keikutsertaan tiga tim tersebut menjadi bagian dari semangat mahasiswa ITK untuk terus mengembangkan teknologi yang tidak hanya kompetitif di arena perlombaan, tetapi juga berangkat dari persoalan nyata di sekitar Kalimantan Timur dan Indonesia. Dari Teluk Balikpapan hingga perairan Nusantara, inovasi mahasiswa ITK terus diarahkan untuk menghadirkan teknologi yang relevan dan berdampak.
SPECTA! Untuk Sang Pencipta dan Bumi Etam!
Diaspora Berdampak, ITK Perkuat Kolaborasi Riset Material Indonesia–Taiwan
ITK Perkuat Kolaborasi Riset Material Indonesia–Taiwan
Diseminasi BINTANG 2026 Hadir di ITK, Bawa Edukasi Baterai hingga Innovation Expo
Diseminasi BINTANG 2026 Hadir di ITK
Siap Unjuk Inovasi Maritim, Tiga Tim ITK Berjuang Menuju Final KKI 2026
Tiga Tim ITK Berjuang Menuju Final KKI 2026