ITK Sukses Selenggarakan UTBK 2019

ITK News I UTBK

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan sukses menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2019. “Alhamdulillah ujian berjalan lancar berkat dukungan semua pihak, seperti Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, Pemkot Balikpapan, pihak sekolah, PLN, Telkom, panitia, peserta ujian, dan masyarakat luas,” kata Ketua Panitia Pelaksanaan UTBK Wilayah Balikpapan, Riki Herliansyah.

 

Ia mengatakan meski baru pertama kali menyelenggarakan, UTBK berjalan lancar. Sedikitnya terdapat 5100 peserta yang merupakan siswa kelas XII dari SMA/SMK/MA telah mengikuti UTBK di Balikpapan. “Pihak sekolah bahkan mengapresiasi pelaksanaan UTBK, karena sistem pengawasan yang kami terapkan dapat mencegah terjadinya kecurangan. Mereka berencana mengadopsinya untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” kata Riki yang juga merupakan Dosen Prodi Matematika ITK ini.

 

Di Kalimantan Timur UTBK dilakukan di dua wilayah: di Balikpapan yang dikoordinatori ITK, dan di Samarinda yang dikoordinatori Universitas Mulawarman. Peserta dapat memilih tempat tes. Pelaksanaan UTBK di Balikpapan dilakukan di tiga tempat, yakni di laboratorium komputer Kampus ITK, SMAN 1 Balikpapan, dan SMA Mujahidin 2 Balikpapan. Pendaftaran UTBK gelombang 1 pada 1-24 Maret 2019, gelombang 2 pada 25 Maret – 1 April 2019. Sedangkan pelaksanaan UTBK pada 13 April – 26 Mei 2019.

 

Riki menambahkan, kendala yang ditemukan tidak signifikan, namun lebih pada kelalaian beberapa peserta yang tidak membawa kelengkapan sebelum masuk ujian. “Mohon kepada peserta tahun depan untuk memperhatikan berkas-berkas yang harus dibawa, mengecek jadwal ujian dan tempatnya sebelum hari H, maupun kesehatan fisik dan mental karena ujian berlangsung lebih kurang 3 jam,” ujarnya.

 

Mulai tahun 2019, UTBK merupakan syarat mutlak untuk bisa mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019. UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019. UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.

 

Pelaksanaan UTBK dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Keunggulan pelaksanaan UTBK oleh LTMPT antara lain: tes dilakukan lebih dari 1 (satu) kali, peserta mengikuti maksimal 2 (dua) kali tes, dan hasil tes diberikan secara individu 10 (sepuluh) hari setelah pelaksanaan tes.

 

UTBK terdiri dari dua komponen, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). TPS mengukur kemampuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Dalam TPS yang akan diuji adalah kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Kemampuan kuantitatif akan mencakup pengetahuan dan penguasaaan matematika dasar. Pada tps, sebagian soal disajikan dalam Bahasa Inggris.

 

Sementara TKA Mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes adalah pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

 

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru ITK, Andi Idhil Ismail menyampaikan terima kasih, terutama kepada PLN dan Telkom atas kelancaran arus listrik dan internet sehingga UTBK berjalan sukses. “Antusiasme peserta cukup tinggi, tahun depan rencananya kami akan menambah lokasi dan kuota peserta ujian,” kata Andi yang merupakan Dosen Prodi Teknik Mesin ITK ini. Andi juga mengapresiasi peserta yang melakukan ujian dengan jujur.

 

-end-

RJP I Humas ITK

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *