KULIAH TAMU DAN FGD KOLABORASI: Sinergi PTN (ITK) dan
Pemda untuk Mendukung Pengembangan Wilayah Penyangga IKNBersama Program Studi Statistika ITK.

by | Feb 27, 2023 | Berita-ITK, Kampus Merdeka, Kegiatan-ITK, Uncategorized

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan melalui ProgramStudi Statistika Jurusan Matematika dan Teknologi Informasi menginisiasi FGDKOLABORASI: Sinergi PTN (ITK) dan Pemda untuk MendukungPengembangan Wilayah Penyangga IKN Bersama Program Studi Statistika ITK.

Wilayah Penyangga IKN yakni Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Paser. Namun, secaraletak, sebelah selatan wilayah IKN berbatasan dengan KecamatanPenajam, PPU, Teluk Balikpapan, serta tiga kecamatan di KotaBalikpapan, yakni Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, dan BalikpapanTimur.

Kegiatan ini digelar oleh Program Studi Statistika ITKJurusanMatematika dan Teknologi Informasi yang dihadiri oleh BapedaPemerintah Prov. Kaltim, Perwakilan Bapeda PPU, BPS KalimantanTimur, Perwakilan Bapeda Kutai Kartanegara, dan Perwakilan BapedaBalikpapan serta terdiri dari Perwakilan Dinas Pangan, Pertanian danPerikanan (DP3), Dinas Perdagangan (Disdag), Dinas Lingkungan Hidup(DLH), Perwakilan Universitas Balikpapan, Perwakilan PoliteknikBalikpapan, Perwakilan Universitas Mulia Balikpapan, Perwakilan STTMigas Perwakilan Politeknik Ilmu Pelayaran, dan Pewakilan Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan.

Presentasi di awali oleh Ibu Wakil Rektor 1 Prof Erma Suryani, S.T., M.T., Ph.D. yaitu dengan berpesan kepada stakeholder dalamMencetakSDM unggul untuk mendorong pertumbuhan, ekonomi dan kesejahteraanmasyarakat di Kaltim, Terlibat dalam perencanaan penyiapan SDMunggul, Kerja sama dengan Pemda dan Otorita IKN untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dan hilirisasi hasil riset, Kerja sama untuk pengembangan smart
city yang berfokus pada dimensi ekonomi, mobilitas, lingkungan, kemasyarakatan, dan pemerintahan.

Kemudian presentasi lanjutan yaitu Plt. Kepala Bappeda Prov. Kaltim bapak Yusliando turut menghadiri FGD KOLABORASI: Sinergi PTN(ITK) dan Pemda untuk Mendukung Pengembangan Wilayah PenyanggaIKN Bersama Program Studi Statistika ITK sebagai narasumber padaHari Jum’at, 24 Februari 2023 bertempat di ruang rapat Rapat LPPM ITK Balikpapan. Dalam kesempatan tersebut Bapak Yusliando menyampaikan materi mengenai Sinergi Program Pemerintah Prov. Kalimantan Timur dalammendukung Ibukota Negara dan Wilayah penyangga. Terhadap hadirnyaIKN Kalimantan Timur Plt. Kepala Bappeda Prov. KaltimbapakYusliando berharap melalui harapan peran ITK yaitu Menjadi pusat pengembangan & pemberdayaan masyarakat sekitar dalamrangkamendukung pembangunan IKN, seperti pelatihan keterampilan, programpemberdayaan ekonomi masyarakat, dsb dan Menyediakan Sumber DayaManusia Berdaya Saing Global untuk mendukung pengembangan &inovasi klaster ekonomi superhub serta Melahirkan lulusan yang memiliki
kompetensi dan keahlian dalam bidang-bidang yang dibutuhkan dalampembangunan IKN. Bapak Yusliando memaparkan Kalimantan Timur telah melakukan sinkronisasi program pembangunan daerah denganrencana pembangunan diantaranya dengan kebijakan KebijakanPembangunan di bidang sumber daya Manusia, Kebijakan Pembangunandi Bidang industri, Pangan, dan Perkebunan, dan Kebijakan Pembangunandi bidang infrastruktur dan energi.

Lebih lanjut presentasi dilanjutkan oleh Ketua LPPMITK Yunita Triana, S.Si., M.Si., Ph.D. dan Narasumber Dr. Agnes Tuti Rumiati, M.Sc. SelakuKapus SDGs ITS dengan menitiberatkan pada Kehadiran IKNpasti mampu membawa perubahan besar bagi Kalimantan khususnya Provinsi Kalimantan Timur dalam percepatan pembangunan pada segala bidang. Perubahan besar terjadi pada daerah penyangga karena konseppembangunan IKN menggunakan prinsip pemerataan dan keadilan bagi seluruh Nusantara. Lokasi IKN yang berada di kawasan tengah Indonesia sehingga daerahyang terkena dampak akan merata, tidak seperti di Jakarta yang berada di bagian barat.

Koordinator Prodi Statistika Syalam Ali Wiradinata Simatupang, S.Si., M.Si melalui semangat pertemuan dalam kegiatan ini berharap yaitudaerah penyangga IKN akan menjadi support pusat inovasi &knowledgeeconomy, sehingga dapat diperkirakan karakter penduduknya adalah penduduk berpendidikan tinggi. Sementara wilayah mitra direncanakanmenjadi pusat produksi & manufaktur yang lebih kemungkinan didominasi pekerja terampil. Perlu langkah antisipatif untuk memastikan SDMdi
wilayah mitra juga memiliki kehidupan layak dan berdaya saing tinggi

Bagikan Yuk :
Skip to content