Mahasiswa ITK Berhasil Meraih Juara 2 Lomba Pembuatan Aplikasi DIGITIZE OUR CITY

by | Jul 26, 2022 | Aktifitas Mahasiswa, Berita-ITK, Informasi ITK, informatika, Prestasi ITK

Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan melalui 2 mahasiswa program studi informatika berhasil meraih Juara 2 Lomba Pembuatan Aplikasi DIGITIZE OUR CITY. Mahasiswa yang meraih pengahrgaan tersebut atas nama Muhammad Rafly Raihan Sumardi dan Daffa Alvi Reri. Mereka berhasil membuat aplikasi “Badu : Aplikasi Smart City Platform Kebutuhan Warga Kota Balikpapan”. Hal ini karena mendukung program smart city yang ada di Balikpapan. Konsep Smart City menjadi hal sangat diperlukan di masa kini. Dengan adanya Smart City, segala macam kebutuhan masyarakat akan sangat mudah untuk dipenuhi. Dengan mengikuti lomba ini, diharapkan kota Balikpapan bisa memulai untuk menerapkan konsep Smart City.

Badu adalah sebuah aplikasi smart city yang menjadi platform kebutuhan warga kota Balikpapan. Badu berfungsi sebagai aplikasi pelaporan & aduan, akses informasi, dan layanan pendaftaran & perizinan. Nantinya, aplikasi ini bisa menerima aduan dan laporan dari warga kota Balikpapan seperti jalan rusak, pohon tumbang, jalan gelap, dll. Aplikasi ini juga akan memberikan berbagai macam informasi kepada penggunananya seperti informasi wifi terdekat, realtime map untuk memantau keadaan jalan, fasilitas kota Balikpapan, berita terbaru dari kota Balikpapan, dll. Di dalam aplikasi ini, pengguna dapat menggunakan layanan seperti pengecekan pajak, pendaftaran vaksinasi, mengurus dokumen & perizinan, cek status bansos, dll. Aplikasi ini diharapkan dapat bekerja sama dengan Kemenkes dalam hal informasi Covid-19 yang mana pengguna dapat scan pedulilindungi dari aplikasi ini dan akan selalu mendapat update penyebaran Covid-19.

Persiapan dari lomba adalah :

  1. Merancang Design UI/UX (Menginterview masyarakat secara langsung dan mengumpulkan data untuk mendapatkan pokok permasalahan serta membuat prototype sebagai gambaran solusi pemecahan masalah).
  2. Pembangunan Aplikasi (Membuat aplikasi mobile dengan framework Flutter sebagai implementasi dari prototype yang telah dibuat).

“Alhamdulillah saya merasa sangat senang dan bersyukur atas apa yang kami capai. tetapi kami masih belum bisa berbangga diri karena masih banyak lomba yang lebih besar di luar sana yang belum kami menangkan” ujar Rafly. Kemudian pesannya adalah kembangkan ilmu dan skill apapun yang telah kalian dapatkan dan pelajari. Ilmu dan skill kalian tidak akan berguna ketika kalian tidak menggunakannya untuk mengembangkan diri kalian agar lebih baik lagi.

Humas Institut Teknologi Kalimantan

#KampusMerdeka

Bagikan Yuk :
Skip to content