Balikpapan – Institut Teknologi Kalimantan melalui program matching fund kedaireka tahun 2022 berhasil lolos tahap selanjutnya. Oleh sebab itu Institut Teknologi Kalimantan berkolaborasi bersama dengan PT. PLN (persero) UPDK Balikpapan selaku pemilik dan pengelola PLTU Teluk Balikpapan yang dipercaya untuk menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dan mengoptimalisasi pemanfaatan FABA, agar FABA tidak semakin menumpuk di landfill.

FABA  merupakan singkatan dari Fly Ash dan Bottom Ash, yang dikenal dengan merupakan limbah dari hasil proses pembakaran batubara pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berupa partikel halus seperti abu sisa hasil pembakaran batu bara. Salah satunya adalah FABA yang dihasilkan oleh PLTU Teluk Balikpapan. Walaupun sudah bukan merupakan kategori limbah B3, pemanfaatan FABA masih sangat minim. Perlu upaya edukasi kepada masayarakat bahwa FABA memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai material konstruksi pendukung seperti batako, paving block, genteng ataupun beton.

Gambar 1. Foto Bersama Dengan Management PLN PLTU PJB Teluk Balikpapan

Kegiatan yang bertemakan “Pemanfaatan FABA PLTU Teluk Balikpapan sebagai Material Konstruksi Pendukung di Kampung Binaan PT. PLN (persero) UPDK Balikapapan” diawali dengan serangkaian kegiatan survey penentuan lokasi yang dituju sebagai calon mitra kampung binaan. Berdasarkan hasil visitasi dan diskusi bersama dengan Lurah dan Babinkamtibmas diputuskan bahwa Kelurahan Graha Indah yang akan digunakan sebagai percontohan dalam pemanfaatan FABA melalui program ini.

Sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya Kelurahan Graha Indah sebagi bagian dari mitra dalam menyelenggarakan program matching fund Kedaireka. pada hari ini Senin, 15 Agustus 2022 tepatnya di Hotel platinum Balikpapan dilakukan penandatangan MoU atau kerjasama antara beberapa pihak yang akan terlibat langsung didalamnya seperti Rektor Institut Teknologi Kalimantan atau yang mewakili, Rektor ITK yang diwakili oleh Dr. Moch Purwanto S.Si,.M.Si selaku ketua LPPM ITK, tim Matching Fund yang terdiri dari Ir. Andika Ade Indra Saputra, S.T., M.T., (dosen Teknik Sipil) selaku ketua tim serta Ir. Adrian Gunawan, M.Si (dosen Teknik Kimia) dan Ir. Intan Dwi Wahyu Setyo Rini, M.T. (dosen Teknik Lingkungan) selaku anggota, Lurah kelurahan Graha Indah yang dihadiri oleh Satriyo Taufiq D.N.,S.STP, Manager PT PLN (Persero) UPDK Balikpapan yang dihadiri oleh Otniel Marrung, Ketua URK-FKPM Graha Indah yang dihadiri oleh Drs. Syarifudin Oddang, S.H.,M.H dan Bhanbinkamtibmas Polsek Balikpapan Utara yang diwakili oleh Aiptu. Ardian Wempi Antariksa.

Gambar 2. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama
Gambar 3. Foto Bersama Perjanjian Kerja Sama

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan turut ikut menyukseskan program matching fund kedaireka ini. Dengan diadakannya pendatanganan kerjasama ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam pelaksanaan kegiatan ini kedepannya dan inovasi yang dibuat akan bermanfaat bagi pihak yang terlibat langsung didalamnya dan hasil dari pengolahan limbah FABA ini selain dapat mengurangi polusi udara juga dapat menghasilkan nilai jual yang dapat membantu perekonomian masyarakat di sekitar kelurahan Graha Indah. Pada akhirnya tujuan untuk membentuk Masyarakat Mandiri Material Konstruksi diharapkan dapat segera terwujud melalui program ini.

Humas Institut Teknologi Kalimantan

#KampusMerdeka

Bagikan Yuk :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Skip to content