Mengimplementasikan Smart Waste Management di Kampus Institut Teknologi Kalimantan

Aplikasi Metode Resistivitas Dalam Penentuan Kedalaman Air Tanah
29/11/2018
Pelatihan ICT Bagi Pelaku Industri Rumah Tangga di Kutai Kartanegara
30/11/2018
Tunjukkan semua

Mengimplementasikan Smart Waste Management di Kampus Institut Teknologi Kalimantan

ITK News I Penelitian

Balikpapan – Kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Didirikan pada tahun 2012 dan berlokasi di lahan sekitar 300 Ha. Sampai sakarang terdapat 14 program studi yang telah mendapatkan ijin untuk menerima mahasiswa baru. Jumlah mahasiswa ITK sampai saat ini mencapai 1240 orang dan jumlah tenaga pendidik dan kependidikan sebanyak 200 orang. Jumlah populasi ini akan berbanding lurus dengan jumlah sampah yang dihasilkan.

 

Semakin tinggi populasi di Kampus ITK berarti akan memberikan beban yang lebih tinggi terhadap lingkungannya. Lebih banyak orang berarti lebih banyak sampah yang dihasilkan. Sehingga diperlukan sebuah perencanaan sistem pengelolaan sampah yang baik untuk mencegah  terjadinya pencemaran lingkungan di sekitar Kampus ITK.

 

Salah satu solusi untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan akibat sampah adalah dengan cara menjalankan konsep smart waste management. Menurut Popescu dalam penelitiannya dengan judul Waste Management Strategy At A Public University In Smart City Context, menyatakan bahwa smart waste management dirancang untuk melindungi lingkungan, mengurangi polusi dan menjaga agar kualitas lingkungan tidak mengalami penurunan.

 

Sebelum kita menerapkan smart waste management, terlebih dahulu harus menghitung jumlah timbulan dan komposisi sampah. Dari data komposisi sampah tersebut dapat digunakan untuk menentukan bagaimana cara pengelolaan sampah yang tepat dan paling efisien. Pada skala kota, komposisi sampah dipengaruhi oleh cara hidup dan mobilitas penduduk, cara penanganan makanannya, dan tingkat hidup ekonomi masyarakat. Sedangkan untuk skala kampus, komposisi sampah yang dihasilkan bergantung dari jenis kegiatan yang dilakukan.

 

Berdasarkan hasil perhitungan tahun 2018, jumlah timbulan sampah Kampus ITK saat ini mencapai 68,64 kilogram per hari dengan rata-rata per orangnya menghasilkan sampah sebesar 0,046 kilogram per hari. Sampah sisa makanan merupakan komponen yang terbesar di sumber timbulan sampah, Gedung B dan Kantin yaitu sebesar 25% dan 54%. Sementara pada gedung A sampah terbesar yaitu kertas sebesar 26%. Sampah kertas berasal dari kertas bekas, sisa bungkus nasi dan wadah tempat makan.

 

Perencanaan pengelolaan sampah di kampus ITK dimulai dari menyediakan wadah sampah menurut jenisnya, wadah berukuran 50 L dengan 5 jenis pemilahan yaitu warna hijau untuk organik, biru untuk kertas, kuning untuk plastik, abu-abu untuk sampah residu, serta merah untuk sampah B3. Kebutuhan pewadahan sampah di sumber sampah yaitu 24 wadah. Metode pengumpulan sampah yang direncanakan adalah pengumpulan sampah di TPS, direncanakan satu TPS akan ditempatkan di setiap sumber sampah (gedung A, B, dan Kantin), serta dirancang menjadi TPS terpilah yaitu untuk sampah organik dan anorganik dengan kapasitas seragam yaitu 4 m3.

 

Smart environment atau smart waste management sangat mungkin diterapkan di Kampus ITK. Pada kegiatan pengumpulan sampah, TPS yang digunakan dapat dimodifikasi dengan cara menambahkan kemampuan Internet of Things (IoT). Teknologi sensor cerdas dan sensor level digunakan dengan tujuan memberikan informasi bahwa TPS sudah mencapai level penuh sehingga TPS harus dikosongkan.

 

Rencana pengolahan sampah organik Kampus ITK dapat dilakukan dengan pengolahan secara pengomposan atau anaerobic digestion. Penerapan  smart waste management pada rencana pengolahan sampah dapat diterapkan dengan cara memanfaatkan sampah menjadi energi. Sehingga rencana pengolahan sampah non organik Kampus ITK, dapat dilakukan dengan pengolahan berupa penggunaan teknologi insenerasi. Teknologi insenerasi dapat menghasilkan energi listrik untuk digunakan pada area sekitas kampus terutama di daerah TPST kampus ITK.

-end-

Penulis: Muhammad Ma’arij Harfadli

Editor: RJP

Humas ITK

Gambar kegiatan pemilahan sampah untuk mengetahui komposisi sampah Kampus ITK

Gambar perencanan pengelolaan sampah Kampus ITK

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *