“Menjaga Momentum Pertumbuhan Melalui Kebijakan Pembiayaan APBN”

 

Balikpapan – Telah berlangsung Kuliah Umum dengan tema “Menjaga Momentum Pertumbuhan Melalui Kebijakan Pembiayaan APBN” oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan RI pada Jumat, 8 November 2019 di Auditorium Institut Teknologi Kalimantan.

Acara ini sekaligus melaksanakan penandatanganan MoU Kerjasama edukasi antara DJPPR bersama ITK serta penyerahan plakat oleh Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur kepada Rektor ITK.

Kuliah umum disampaikan oleh Ir. Brahmatio Isdijoso, M.S yang dalam materinya menyampaikan 4 hal yang menjadi tujuan pembangunan ekonomi Indonesia diantaranya masyarakat yang adil dan makmur (Ekonomi dan Pembangunan Inklusif) yaitu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan produktivitas dan daya saing, mengurangi ketimpangan, dan menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

“Tiga gedung kuliah baru ITK yang sedang dibangun itu dibiayai dengan SBSN (Sukuk Negara). Nilai proyek mencapai 86,6 miliar Rupiah. Gedung-Gedung tersebut ditargetkan selesai dalam dua tahun ke depan agar siap digunakan untuk program studi (Prodi) baru. Proyek ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan SDM Kaltim yang unggul dalam lima tahun kedapan. Penguatan SDM penting untuk menghadapi berpindahnya IbuKota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.” Ucap Ir. Brahmatio Isdijoso

Dijelaskan pula mengenai KPBU, KPBU bukan berfokus pada pengadaan asset. KPBU adalah kerjasama antara Pemerintah dengan pihak swasta untuk mencari solusi yang paling efektif dan efisien dalam upaya menyediakan jasa/layanan publik bagi masyarakat dalam jangka waktu yang relatif panjang. Kelebihan dari KPBU adalah Memberikan nilai terhadap uang, Proyek dapat menjadi terjangkau dalam Tahun Anggaran Publik dan  memaksa sector public untuk fokus kepada hasil (output) dan keuntungan (benefit), acara ditutup dengan sesi tanya jawab mahasiswa.

 

ZTN|Humas

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *