Balikpapan - Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Standar Biaya Masukan (SBM) Tahun 2026 bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, bertempat di Gedung A ITK, Senin (2/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan ITK, di antaranya Rektor ITK Prof. Dr. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Ir. Khakim Ghozali, M.MT., serta Kepala Biro Akademik dan Umum Yuspian, S.Sos., M.I.R. Turut hadir para dekan, ketua lembaga, pimpinan unit, pejabat perbendaharaan, serta staf pengelola keuangan di lingkungan ITK.
Acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sebagai wujud komitmen institusi terhadap nilai-nilai kebangsaan dan tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab.
Dalam sambutannya, Rektor ITK menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi SBM memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan dan penganggaran yang efektif, efisien, serta akuntabel, khususnya dalam menghadapi dinamika kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara.
“Pemahaman yang selaras terhadap Standar Biaya Masukan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan berintegritas di lingkungan perguruan tinggi,” ujar Rektor.
Agenda inti kegiatan diisi dengan pemaparan Sosialisasi Standar Biaya Masukan Tahun 2026 oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI, yaitu:
keduanya selaku Analis Keuangan Negara Ahli Muda.
Materi sosialisasi membahas kebijakan terbaru SBM Tahun 2026, prinsip penyusunan standar biaya, serta implikasinya terhadap proses perencanaan dan penganggaran satuan kerja, khususnya di lingkungan perguruan tinggi negeri. Sesi ini dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang interaktif, dipandu oleh Ibu Putri Sekar Wilis, S.E., Plt. Kepala Bagian Umum sekaligus Ketua Tim Kerja Keuangan ITK.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kolaborasi yang terjalin, kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat kepada para narasumber, dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama pimpinan ITK.
Melalui kegiatan ini, Institut Teknologi Kalimantan berharap seluruh pemangku kepentingan internal memiliki pemahaman yang komprehensif dan seragam terkait SBM Tahun 2026, sehingga mampu mendukung perencanaan dan penganggaran yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan prinsip tata kelola keuangan negara yang baik.
Persaingan SNPMB 2026 di Jurusan Teknologi Industri : Membaca Peluang Prodi Teknik Berbasis Data
Persaingan SNPMB 2026 di Jurusan Teknologi Industri
Revolusi Solder Ramah Lingkungan: Tin-Zinc Solder untuk Masa Depan Industri Elektronik Indonesia
Pengembangan Tin-Zinc Solder berbasis paduan Sn–Cu–Zn–Ag menjadi solusi inovatif bebas timbal yang aman, andal, dan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing industri elektronik Indonesia.
Pengumuman Resmi Pengisian Tracer Study Alumni ITK Lulusan Tahun 2024
Tracer Study Alumni ITK Lulusan Tahun 2024