Balikpapan - Perjalanan karier di industri global tidak dibangun dalam semalam. Dwi Agus Prasetyo, alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Kalimantan (ITK) angkatan 2016, menunjukkan bahwa kombinasi antara fondasi akademik yang kuat, pengalaman praktis, dan kesiapan menghadapi dunia industri mampu membuka peluang berkiprah di sektor farmasi internasional.
Saat ini, Dwi Agus berkarier di Daewoong Pharmaceutical sebagai bagian dari Osong Solid Dosage Production Team. Dalam perannya, ia terlibat langsung pada proses produksi sediaan obat padat yang menuntut ketelitian tinggi dan konsistensi proses. Lingkungan kerja industri farmasi yang sarat regulasi menjadikan kualitas dan akurasi sebagai aspek utama dalam setiap tahapan produksi.
Tugas utama yang dijalani meliputi proses pencampuran (mixing) serbuk obat, baik sebelum maupun setelah tahap granulasi. Proses ini berperan penting dalam menjamin homogenitas bahan aktif dan eksipien. Selain itu, Dwi Agus juga melakukan In Process Control (IPC) untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi sifat fisik serbuk hasil pencampuran, guna memastikan seluruh parameter produksi sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
Pengalaman selama menempuh pendidikan di ITK menjadi bekal penting dalam menjalani peran profesional tersebut. Salah satu aktivitas yang paling berkesan adalah studi ekskursi ke industri bersama rekan-rekan seangkatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh gambaran nyata tentang dunia kerja, tetapi juga memahami keterkaitan langsung antara teori yang dipelajari di kelas dengan praktik industri di lapangan.
Ilmu yang diperoleh selama kuliah di Teknik Kimia ITK terbukti sangat relevan dengan dunia kerja, khususnya di industri farmasi. Pemahaman mengenai karakteristik fluida serta karakteristik material padat (solid) menjadi dasar penting dalam proses pengolahan serbuk obat. Bekal keilmuan tersebut membantu Dwi Agus dalam memahami proses produksi secara komprehensif dan menjalankan tugas dengan lebih presisi.
Menutup kisah perjalanannya, Dwi Agus menyampaikan pesan kepada mahasiswa ITK agar memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin. Penguatan dasar keilmuan, pengembangan kemampuan analisis, serta keberanian untuk belajar di luar kelas dan mengenal dunia industri sejak dini menjadi kunci penting dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.
Melalui The Ex-Story ini, perjalanan Dwi Agus Prasetyo mencerminkan peran ITK sebagai institusi yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga menyiapkan lulusannya untuk berkontribusi di industri global. Dari bangku Teknik Kimia ITK hingga lini produksi farmasi internasional, langkah kecil di masa kuliah dapat menjadi fondasi besar bagi masa depan.
Penelitian dan Pengabdian
Penelitian dan Pengabdian
Penelitian dan Pengabdian
Penelitian dan Pengabdian
Peran Gizi Seimbang dalam Menjaga Fokus, Kesehatan, dan Prestasi Mahasiswa
ITK Gelar Sosialisasi Standar Biaya Masukan (SBM) Tahun 2026 Bersama Kementerian Keuangan RI
ITK Gelar Sosialisasi Standar Biaya Masukan (SBM)
Membaca Peta Persaingan SNPMB 2026 di Jurusan Teknik Elektro, Informatika, dan Bisnis
SNPMB 2026 di Jurusan Teknik Elektro, Informatika, dan Bisnis