SELAMAT! LIMA TIM MAHASISWA ITK LOLOS SELEKSI KBMI 2020

Direktorat Belmawa Kemendikbud kembali menggelar Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI)  2020 untuk mempraktekkan ilmu dan keterampilan berwirausaha yang sudah didapat oleh mahasiswa melalui pemberian modal. Institut Teknologi Kalimantan ikut serta dalam kompetisi tersebut dan memboyong lima tim mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi  KBMI 2020.

Lima tim tersebut terdiri dari Ketua tim Hages Prima T (Teknik Mesin), Gladys Kusuma W (Teknik Kimia), Albar Zuda Al-Zubair (Teknik Elektro), M. Andhika Tarangga (Teknik Elektro), Shohib Al-Muflih ( Teknik Industri) dengan bisnis Asinan dan Manisan Salak Handayani.  Ketua tim Tri Yulianto Nugroho (Teknik Sipil), Mohamad Alif Shiddiq ( Teknik Perkapalan), Syam Bima M ( Teknik Sipil), Ibnu Sholehudin (Teknik Mesin), Ahmad Nizar ( Teknik Mesin) dengan bisnis Verticrab.co. Ketua tim Cintiya (Perencanaan Wilayah dan Kota), Dina Mutmainnah (Perencanaan Wilayah dan Kota), Mega Srihandayani (Perencanaan Wilayah dan Kota), Riskha Nursyafitri (Perencanaan Wilayah dan Kota) dengan bisnis Bams Coffee. Ketua tim Muhammad Aditia Yuniar (Teknik Perkapalan), Dandy Saputra (Teknik Elektro), Muhammad Fauzi ( Teknik Sipil), Muhammad Noor Fadilah ( Teknik Perkapalan), dan Farhan Jezando ( Teknik Industri) dengan bisnis Bonfish. Ketua Tim Yunia Devi  (Sistem Informasi), Deya Elisda M (Sistem Informasi), Dimas Saputra (Sistem Informasi), M. Irza Fahri (Sistem Informasi), Sadriansyah (Sistem Informasi) dengan bisnis Etam Digital Marketer.

Salah seorang mahasiswa yang lolos seleksi yaitu M. Irza Fahri mengatakan bahwa bisnis yang ia usung merupakan wadah untuk menampung usaha anak Sistem Informasi angkatan 2017 yang dimana terdapat satu videographer, dua designer, dua  web developer, dan satu advertiser.

“Yang pasti tujuan kami mengikuti KBMI ini karena ingin berkompetisi sekaligus memperkenalkan Etam Digital Marketer kepada masyarakat luas yang dimana nanti jika masyarakat luas  membutuhkan jasa video website dan  develop website dapat kami wadahi dalam usaha ini” Tegas Irza Fahri.

Bisnis yang dirintis sejak tahun 2019 ini mendapatkan kesan positif dari berbagai kalangan baik mahasiswa dan dosen. Irza fahri mengaku senang dan berterima kasih kepada teman-teman dan dosen yang senantiasa membimbing dan medukung hingga lolos seleksi KBMI 2020.

“ Ketika kami lolos seleksi KBMI ini,  berarti bukan hanya untuk bersenang-senang, kami harus mengemban sebuah amanah yang harus digunakan sebaik-baiknya untuk memajukan dan mengembankan etam digital marketer ini” pungkas Irza Fahri Peserta Seleksi KBMI 2020.

Rasa bahagia bukan hanya dirasakan oleh tim Etam Digital Marketer namun tim lainya. Salah satunya adalah tim Bams Coffee yang diketuai oleh Cintiya dari Perencanaan Wilayah dan Kota. Usaha yang telah dijalani sejak tahun 2017 ini berhasil mengkolaborasikan kopi dengan buah naga, dimana buah naga sendiri memiliki produktifitas yang tinggi di Kota Balikpapan, memiliki kalori yang cukup rendah dan memiliki banyak nutrisi.

“ Kopi yang akan kami gunakan dalam bisnis ini adalah biji kopi arabica dan robusta lalu kami akan olah biji kopi tersebut dan mencampurkannya dengan  bahan istimewa yaitu buah naga yang langsung kita dapatkan dari petani buah naga di kilometer 32, kami berharap  sumber buah naga yang kami ambil dapat meningkatkan perekonomian masyarakat petani buah naga di kilometer 32 Balikpapan” Pungkas Cintiya.

Sebagai ketua, Cintiya berharap dengan mengikuti KBMI dapat memberikan dukungan yang baik berupa modal dan pendampingan yang nyata mengenai strategi maupun manajemen, agar bisnis yang telah ia rintis dapat berkembang dan bermafaat untuk seluruh masyarakat khususnya Kota Balikpapan.

“Kesan dan pesan saya lolos KBMI sangat bersyukur karena pada awalnya sempat pesimis dikarenakan tahapan seleksi dari kampus dan nasional serta pesaing dari seluruh indonesia, oleh karena itu kelolosan ini merupakan suatu kebanggaan yang telah diraih.  Selain itu hal ini merupakan salah satu pencapaian dalam perubahan saya untuk menjadi lebih baik, karna pengalaman ini mengajarkan saya untuk bangkit dari keterpurukan. Kemudian untuk teman-teman yang sudah berusaha pula untuk lolos KBMI ini saya berharap untuk kedepannya bisa sukses. Oleh karna itu jangan pernah untuk patah semangat, selalu yakin dengan kemampuan, serta konsisten dalam menjalankan bisnisnya” Tegas Cintiya.

 

Tim Humas | KNK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *