193 Mahasiswa Mengikuti Wisuda ke-7 ITK

Balikpapan- Sidang Terbuka Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dalam rangka Wisuda ke-7 ITK program sarjana telah terlaksana pada Sabtu (12/09) di Grand Ballroom Platinum  Hotel & Convention Hall Balikpapan. Dalam Sidang Terbuka Senat ITK ini turut mengundang para pejabat tinggi pemerintah seperti Walikota Balikpapan yang diwakili oleh Bapak H. Rahmad Mas’ud S.E. dan Prof. Dr. Ismunandar selaku Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti. Selain itu turut mengundang para direktur perusahaan dan stakeholder yang bermitra dengan Institut Teknologi Kalimantan. Prosesi wisuda ke 7 terdiri atas Prof. Ir. Budi Santosa Purwokartiko, Ph.D (Rektor ITK), wakil rektor, anggota senat ITK yang dipandu oleh Duta Tama Andromeda Dwi Laksono, S.T., M.Sc dan 193 Wisudawan.

Peristiwa sakral dalam rangkain sidang senat ini adalah ketika iring-iringan Rektor, Para Wakil Rektor, dan Anggota Senat Institut Teknologi Kalimantan mulai memasuki ruangan yang dipandu oleh petugas pembawa pataka yang memengang panji bendera perguruan tinggi Institut Teknologi Kalimantan. Bunyi ketukan palu dari  Bapak Prof. Ir. Budi Santosa Purwokartiko, Ph.D Selaku Rektor ITK menandakan upacara wisuda telah resmi dibuka. Para tamu undangan, dosen, dan mahasiswa yang hadir merasa khidmat dalam mengikuti upacara ini.

Sebagai pemimpin upacara wisuda Prof. Ir. Budi Santosa Purwokartiko, Ph.D (Rektor ITK) mengatakan menurut hasil riset National Association of College and Employee USA  kemampuan yang diharapkan dalam dunia kerja ialah kemampuan komunikasi, berperilaku jujur, dan kemampuan bekerja sama. Untuk itu perlu adanya kepekaan sosial yang harus tumbuh di mahasiswa.

“Sebagai lulusan ITK, diharapkan kalian memiliki budi pekerti yang luhur agar menjadi penyeimbang dalam kiprah mahasiswa di masyarakat. Budi pekerti yang luhur meliputi nilai-nilai kejujuran, keamanahan, kedisiplinan, kerja keras, serta martabat dan harga diri disamping menjaga kehormatan almamater. Layaknya bangsa Jepang yang bisa maju bukan karena kekayaan alamnya namun karena budi pekerti yang baik oleh masyarakatnya” ujar Bapak Budi Santosa dalam pidatonya.

Ada hal yang mendapat perhatian khusus dari para peserta wisuda kali ini, yakni dari 193 lulusan pada program sarjana, terdapat 47 yang memperoleh predikat Cumlaude. Salah satu mahasiswa yang mendapat predikat cumlaude yaitu Rindra Hosanova dari Teknik Mesin angkatan 2015 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yaitu 3,85 yang berhasil ditempuh selama 7 Semester. Rindra mengatakan bahwa ia sangat senang karena wisuda kali ini diadakan dengan biaya gratis.

“Alhamdulilah wisuda kali ini sangat spektakuler luar biasa yah, perasaanya senang, bangga, dan terharu  campur aduk karena di satu sisi  juga bareng teman teman yang lain memperjuangkan hasil selama 4 tahun dan cukup membanggakanlah bagi saya pribadi. Moment seperti ini hanya sekali seumur hidup maka perlu dimaksimalkan dan saya sangat terkesan dengan budaya kekeluargaan di ITK sehingga kita perlu menjaga nilai-nilai dari KM ITK yaitu Solid, Peduli, Cerdas, Beriman dan Bertakwa. Pada dasarnya tetap semangat karena semuanya punya waktu masing-masing, bukan berarti yang belum lulus tahun ini akan gagal namun setiap orang telah memiliki waktunya masing-masing, dan saya berharap ITK harus lebih baik apalagi sekarang kita sudah dekat dengan Ibukota” pungkas Arman Fauzi Presiden Mahasiswa Kabinet Kolaborasi KM ITK.

Sebagai mahasiswa yang aktif organisasi dan cumlaude Sarah Adillah Azmi mengatakan perlu adanya target hidup dan harus seimbang antara akademik, organisasi, dan hobi walaupun risikonya kurang tidur. Ia pun berharap ITK akan semakin maju dengan mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat.

 

KNK| Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *