Balikpapan - Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui keberhasilan tim dosennya memperoleh pendanaan proyek kolaborasi Eropa–ASEAN bertajuk ATOLL atau Accountability and Twin-Transition in Offshore Renewable Energy Skills Development.
Proyek tersebut didanai oleh European Education and Culture Executive Agency (EACEA) melalui skema Erasmus+ Capacity Building in Higher Education (CBHE). ATOLL melibatkan perguruan tinggi dan mitra dari enam negara, yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia, Yunani, Italia, dan Portugal.
Tim ITK dalam proyek ATOLL terdiri atas:
ATOLL berfokus pada penguatan kapasitas pendidikan tinggi dalam pengembangan sistem pembangkit listrik tenaga surya terapung berbasis kecerdasan buatan atau AI-enabled floating photovoltaic systems. Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan energi terbarukan sekaligus memperkuat keberlanjutan lingkungan.
Melalui proyek tersebut, teknologi seperti Artificial Intelligence, Internet of Things, dan Digital Twin akan diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan industri energi terbarukan, khususnya teknologi energi lepas pantai dan sistem tenaga surya terapung.
ATOLL juga mengusung konsep twin transition, yaitu transformasi digital yang berjalan beriringan dengan transisi menuju pembangunan hijau. Pemanfaatan teknologi tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperhatikan akuntabilitas lingkungan dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.
“ATOLL menghadirkan paradigma baru dalam pendidikan tinggi dengan mengintegrasikan kompetensi digital dan keberlanjutan lingkungan ke dalam satu kerangka pembelajaran yang komprehensif,” ungkap Dr. Eng. Lusi Ernawati, S.T., M.Sc., dosen Teknik Kimia ITK sekaligus anggota tim proyek ATOLL.
Lusi menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memperkenalkan teknologi mutakhir seperti AI, IoT, dan Digital Twin, tetapi juga menanamkan nilai akuntabilitas lingkungan serta pengelolaan sumber daya lokal, khususnya di Kalimantan Timur, secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi di Asia Tenggara dan mitra Eropa membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas dosen, serta penguatan riset dan inovasi lintas negara.
Menurut Lusi, kerja sama tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memperluas wawasan, memperkuat jejaring akademik internasional, serta membuka peluang pengembangan riset yang lebih kompetitif di tingkat global.
Proyek ini juga diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan tinggi yang menghasilkan sumber daya manusia dengan kompetensi multidisiplin. Kompetensi tersebut mencakup teknologi digital, pengelolaan energi, perencanaan wilayah, keberlanjutan lingkungan, serta pemahaman terhadap kebutuhan industri.
Bagi ITK, keterlibatan dalam proyek ATOLL menjadi peluang strategis untuk mengembangkan inovasi yang relevan dengan potensi Kalimantan Timur. Wilayah tersebut memiliki posisi penting dalam agenda transisi energi, pembangunan kawasan, dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
Implementasi proyek ATOLL diharapkan menjadi katalis bagi penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, masyarakat, dan mitra internasional. Sinergi tersebut diperlukan untuk menghasilkan inovasi yang mendukung target dekarbonisasi, pengembangan ekonomi hijau, serta pencapaian Sustainable Development Goals di kawasan Asia Tenggara.
Keberhasilan memperoleh pendanaan Erasmus+ CBHE menunjukkan bahwa kolaborasi antara pendidikan, teknologi, dan keberlanjutan dapat menghadirkan solusi yang relevan untuk menjawab tantangan energi masa depan.
Melalui proyek ATOLL, ITK tidak hanya memperkuat kapasitas akademik dan jejaring internasional, tetapi juga berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan energi terbarukan secara inovatif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Sisihkan, Bukan Sisakan: ITK dan BSI Perkuat Literasi Finansial Pegawai
ITK dan BSI Perkuat Literasi Finansial Pegawai
ITK Hadir di Campus Fair Kukar 2026, Dekatkan Informasi Pendidikan Tinggi kepada Pelajar
Bawa Kampus Lebih Dekat, ITK Hadir di Campus Fair Kukar 2026
ITK Resmikan KIDECO Corner dan Server FSTI, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri
ITK meresmikan KIDECO Corner dan server untuk FSTI sebagai langkah memperkuat kolaborasi industri, pendidikan, dan pengembangan teknologi.