Detail Berita

ITK Perkuat Literasi AI Sivitas Akademika melalui Workshop Pemanfaatan AI

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 7 September 2026 11.16 35 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan — Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melalui UPA Perpustakaan menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan AI untuk Menunjang Perkuliahan pada Kamis, 3 September 2026, di Gedung A Ruang A.307 Lantai 3 ITK. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya ITK dalam meningkatkan literasi, keterampilan, dan kesadaran sivitas akademika dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) secara efektif, kritis, etis, dan bertanggung jawab untuk mendukung proses pembelajaran di perguruan tinggi. 

Perkembangan Generative AI telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi. Berbagai perangkat berbasis AI kini dapat dimanfaatkan untuk membantu mencari dan merangkum informasi, menjelaskan konsep, menghasilkan ide, menganalisis data, membuat visualisasi dan presentasi, hingga memberikan umpan balik terhadap suatu pekerjaan. Kehadiran teknologi tersebut membuka peluang untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, sekaligus menghadirkan tantangan baru terkait cara penggunaannya secara tepat. 

Melalui workshop ini, mahasiswa diarahkan untuk menempatkan AI sebagai pendamping belajar atau learning companion, bukan sebagai pengganti proses berpikir. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu memahami konsep yang sulit, memperoleh penjelasan alternatif, melakukan brainstorming, membuat latihan, memperoleh umpan balik, hingga menyusun strategi belajar. Namun, pengguna tetap dituntut untuk melakukan verifikasi terhadap informasi yang dihasilkan serta memahami risiko hallucination, bias, privasi data, dan integritas akademik. 

Workshop menghadirkan dua materi utama yang menyasar kebutuhan mahasiswa dan dosen. Materi pertama, “Belajar Lebih Cerdas, Bukan Lebih Malas: Strategi dan Etika Menggunakan AI bagi Mahasiswa”, disampaikan oleh Muhammad Andi Yudha Cahya Adinegara, S.T., M.T. Materi tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan AI secara proporsional dengan tetap menjaga kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemandirian belajar, serta tanggung jawab terhadap setiap karya akademik yang dihasilkan. 

Sementara itu, materi kedua bertajuk “Asdos AI bagi Dosen Perguruan Tinggi” disampaikan oleh Aidil Saputra Kirsan, S.ST., M.Tr.Kom. Dalam sesi ini, AI diperkenalkan sebagai “Asisten Dosen Digital” yang dapat membantu berbagai aktivitas pendukung perkuliahan, mulai dari pengembangan bahan ajar, penyusunan aktivitas pembelajaran, pembuatan studi kasus dan soal, penyusunan rubrik penilaian, pembuatan presentasi, hingga pemberian umpan balik awal kepada mahasiswa.  

Pemanfaatan AI dalam pembelajaran tetap menempatkan dosen sebagai pihak yang memegang keputusan akademik dan tanggung jawab pembelajaran. Teknologi tersebut diposisikan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efisiensi, sehingga dosen dapat lebih berfokus pada interaksi akademik, pembimbingan mahasiswa, pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta penciptaan pengalaman belajar yang lebih bermakna. 

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari sivitas akademika ITK. Sekitar 80 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dari berbagai program studi dan unit mengikuti workshop, dengan mayoritas peserta merupakan mahasiswa. Jumlah pendaftar bahkan melebihi kapasitas tempat yang tersedia, sehingga penyelenggara turut membuka pelaksanaan secara daring melalui Zoom. 

Antusiasme peserta turut terlihat selama sesi penyampaian materi dan diskusi. Peserta aktif mengajukan pertanyaan serta mengikuti berbagai tantangan yang diberikan oleh narasumber. Berdasarkan evaluasi kegiatan melalui kuesioner, peserta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan workshop dan mengharapkan adanya kegiatan lanjutan dengan topik serupa. 

Untuk memperluas kebermanfaatan kegiatan, workshop juga ditayangkan melalui kanal YouTube UPA Perpustakaan ITK sehingga sivitas akademika yang berhalangan hadir maupun masyarakat umum dapat mengikuti materi yang disampaikan. Materi dan dokumentasi kegiatan juga disediakan oleh penyelenggara untuk dapat diakses kembali oleh peserta. 

Melalui Workshop Pemanfaatan AI untuk Menunjang Perkuliahan, ITK terus mendorong terbentuknya budaya pemanfaatan teknologi yang cerdas, kritis, kreatif, etis, dan bertanggung jawab. Kehadiran AI di lingkungan pendidikan tinggi diharapkan tidak menggantikan proses intelektual manusia, tetapi menjadi sarana untuk mendukung mahasiswa belajar lebih efektif dan membantu dosen menghadirkan proses pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

Berita Terbaru

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami