Empat Syarat Utama Membangun Rumah

Pertamina Technology Challenge
21/11/2016
ITK Finalis Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional
22/11/2016
Tunjukkan semua

Empat Syarat Utama Membangun Rumah

ITK News Office I Forum Ilmiah X

Balikpapan –  Ada empat syarat mutlak yang wajib dipenuhi ketika membangun rumah: kekuatan, kestabilan, kenyamanan, dan keawetan. Jika satu unsur tidak dipenuhi, maka cepat atau lambat penghuninya akan merasakan resiko dari ringan hingga fatal.

“Tentu ini tidak kita inginkan. Karena itu selayaknya setiap orang tidak asal membangun rumah.” Begitulah pesan utama yang disampaikan dosen Teknik Sipil ITK, Basyaruddin dalam Forum Ilmiah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM ITK) mingguan, Jumat, 11 November 2016.

Basyar sengaja mengangkat tema ini karena masyarakat umumnya masih belum mengerti cara membangun rumah yang benar.

Rumah merupakan kebutuhan primer yang tidak bisa diremehkan dalam pemenuhannya, Basyar berujar. Menurutnya, masyarakat seringkali mengabaikan pemenuhan empat unsur dasar tadi dengan alasan menekan biaya pengeluaran. “Harga berapa pun tentu tak sebanding dengan nyawa kita dan keluarga,” kata pria kelahiran Jambi 28 tahun silam ini.

Dosen yang mendapatkan gelar master dari ITB dan Universitas Sains dan Teknologi Nasional Taiwan ini menjelaskan lebih jauh. Pertama, unsur kekuatan, yang menyangkut pembangunan pondasi, kolom atau tiang penyangga bangunan yang ditempatkan pada titik-titik tertentu dan dengan ukuran sesuai beban yang akan ditanggung. “Seringkali orang bangun rumah yang penting indah, padahal strukturnya lemah. Ini salah dan harus diperbaiki,” katanya.

Syarat kedua, kekakuan menyangkut kestabilan struktur saat menerima gaya geser dari alam. Setiap bangunan, kata Basyar, harus memiliki toleransi terhadap gaya geser ini—atau bahasa Teknik Sipilnya Deformasi atau Kelendutan. “Setiap bangunan benar harus bisa tetap utuh menahan lendutan tanpa kegagalan struktur,” ujarnya.

Terkait kenyamanan adalah sifatnya abstrak. Bisa jadi pondasi dan kolom bangunan tersebut kuat,  kuat, “tapi sebagai penghuni bangunan tersebut perasaan kita tidak nyaman, kita akan tidak betah tinggal di sana.”

Faktor yang tidak kalah pentingnya yakni keawetan atau durability. Ini salah satunya terkait bahan pembangun rumah. Semakin kuat bahan yang digunakan, akan semakin tahan lama rumah tersebut berdiri dan “tahan terhadap pengaruh lingkungan seperti cuaca,” ujarnya.

Pada akhir presentasi, Basyaruddin menekankan pada peserta forum ilmiah yang khususnya mahasiswa Teknik Sipil agar sepenuhnya memahami empat konsep dasar membuat rumah ini. Rumah tidak saja harus aman tetapi juga nyaman.

Sebagai penutup, pria Melayu ini bersajak, mengandaikan rumah ibarat surga. Rumah adalah tempat keluarga berasal. Maka alangkah baiknya bila dibangun sebaik-baiknya. “Jika hati ini lapang, maka rumah yang sempit pun akan terasa lapang. Sebaliknya, jika hati ini sempit, seluas apa pun rumah, akan terasa sempit.”

RJP I Humas ITK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *