Harus Punya Keunikan, ITK Fokus Kembangkan Teknologi Kesehatan

LOMBA DESAIN PELABUHAN
12/03/2017
Wisuda Ke-2, Begini Pesan Rektor ITK kepada 38 Wisudawan
21/03/2017
Tunjukkan semua

Harus Punya Keunikan, ITK Fokus Kembangkan Teknologi Kesehatan

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pendirian lembaga pendidikan negeri Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Kota Balikpapan mengedepankan keunikan dalam pengembangan teknologi bidang kesehatan.

Hal ini dikatakan Rektor ITK, Prof Dr Ir Sulistijono, DEA kepada Tribunkaltim.co pada Minggu (12/3/2017) siang.

“Perguruan tinggi itu harus ada keunikan tersendiri. Harus beda dari yang lain. Kami (ITK) berfokus pada teknologi kesehatan,” ujarnya.

Saat pendirian ITK telah dipikirkan secara masak. Keberadaan kampus negeri teknologi di Kalimantan ini mesti berbeda dengan yang lain.

“ITB terkenal dengan penerbangan. ITS dikenal dengan perkapalannya. Masa kami mau sama, kan tidak mungkin. Kami harus unik, kembangkan teknologi kesehatan,” tutur pria berkacamata ini.

Secara potensi, teknologi kesehatan di kawasan Kalimantan juga seluruh Indonesia sangat diperlukan.

Kehadiran teknologi dalam setiap kehidupan manusia sangat berperan, manusia telah bergantung pada cara kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi.

Potensi Kalimantan Timur memang ada pada ekonomi pertambangan juga kelautan.

“Kami siap juga cetak sumber daya manusianya. Ada beberapa jurusan yang mendukung,” ungkapnya.

Kata dia, teknologi kesehatan hanya fokus ciri khas kampusnya yang nanti bisa dipakai oleh semua pihak. “Orang kalau mau cari teknologi kesehatan mesti harus ke ITK,” kata Sulistijono.

Kampus ITK berada di Karang Joang Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Embrio kampus ini di tahun 2011 yang permulaannya dilakukan studi kelayakan oleh Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Saat itu, beberapa daerah provinsi di Kalimantan ‘rebutan’ supaya pendirian insitut ini berada di wilayah mereka yang berkepentingan.

“Ada Kalteng, Kalbar, sampai Kalsel ingin institut teknologi dibangun saja di tempat mereka. Banyak yang ingin tapi dipilih Kaltim,” ungkap Sulistijono.

Namun ternyata dipilih Kota Balikpapan Kalimantan Timur karena dirasa saat itu daerah ini dianggap kaya, mampu memperlancar pendirian kampus ITK. (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Minggu, 12 Maret 2017 13:33

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *