Balikpapan - Empat mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) berhasil lolos dalam Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Kalimantan Timur 2026. Hasil tersebut mengantarkan seluruh perwakilan ITK untuk mewakili Kalimantan Timur pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII Tahun 2026.
Empat mahasiswa yang berhasil melaju ke tingkat nasional tersebut adalah:
Keempat mahasiswa tersebut sebelumnya telah melalui seleksi tingkat institut sebelum berkompetisi dengan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi pada PEKSIMIDA Kalimantan Timur. Berkat karya dan penampilan terbaik yang diberikan, seluruh perwakilan ITK berhasil memperoleh tiket menuju kompetisi seni mahasiswa tingkat nasional.
PEKSIMINAS XVIII dijadwalkan berlangsung pada 8–12 September 2026 di Universitas Jember, Jawa Timur, dengan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Timur sebagai tuan rumah. Ajang ini akan mempertemukan mahasiswa terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia untuk berkompetisi dalam beragam bidang seni.
Keberhasilan tersebut menjadi capaian membanggakan bagi ITK sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa ITK tidak hanya unggul dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga memiliki potensi dan kreativitas dalam bidang seni.
ITK memberikan apresiasi kepada keempat mahasiswa yang telah berjuang hingga tingkat nasional. Dukungan dan doa diharapkan dapat menjadi semangat bagi para peserta untuk memberikan penampilan terbaik serta membawa nama ITK dan Kalimantan Timur pada PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026.
Bangun Generasi Bebas Narkoba, SPIn-ETAM 2026 Hadirkan Edukasi dari BNN Kota Balikpapan
ITK bersama BNN Kota Balikpapan membekali mahasiswa baru SPIn-ETAM 2026 dengan edukasi bahaya narkoba dan pentingnya gaya hidup bebas narkoba.
Sebagai materi perdana SPIn-ETAM 2026, mahasiswa baru Institut Teknologi Kalimantan dibekali edukasi mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan melalui sosialisasi yang disampaikan oleh Satgas PPKPT ITK.
Enam Putra-Putri Papua Raih Beasiswa ADik 2026, Siap Wujudkan Mimpi Membangun Daerah Bersama ITK
Enam mahasiswa asal Papua resmi bergabung di Institut Teknologi Kalimantan melalui Beasiswa ADik 2026 dengan semangat menimba ilmu dan kembali membangun daerah asal melalui bidang keilmuan yang mereka pilih.