Balikpapan, 3 Agustus 2026 – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kembali menerima mahasiswa baru melalui Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Tahun 2026, sebuah program pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri dari wilayah Papua, daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), serta anak Pekerja Migran Indonesia. Melalui program ini, penerima memperoleh pembebasan biaya pendidikan sekaligus bantuan biaya hidup selama menempuh studi.
Pada tahun 2026, sebanyak enam mahasiswa asal Provinsi Papua resmi bergabung sebagai bagian dari keluarga besar ITK. Mereka berasal dari berbagai kabupaten dengan latar belakang dan cita-cita yang sama, yaitu menempuh pendidikan tinggi untuk kembali berkontribusi dalam pembangunan daerah asal.
Adapun enam penerima Beasiswa ADik 2026 di ITK, yaitu:
Dari enam mahasiswa tersebut, tiga di antaranya memilih Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Dalam wawancara bersama Tim Humas ITK, mereka menyampaikan bahwa pilihan tersebut dilandasi oleh keinginan untuk kembali ke tanah kelahiran dan berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui ilmu perencanaan wilayah yang akan dipelajari selama di bangku kuliah.
Mereka berharap dapat merancang kawasan yang lebih tertata, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di kabupaten masing-masing.
"Kami ingin kembali ke Papua setelah lulus nanti dan menerapkan ilmu yang kami dapat di ITK untuk membantu membangun daerah kami agar semakin maju," ungkap salah satu mahasiswa penerima Beasiswa ADik.
Sementara itu, tiga mahasiswa lainnya memilih bidang keilmuan yang tidak kalah strategis. Melalui Program Studi Teknik Kelautan, Teknik Logistik, dan Sistem Informasi, mereka berharap mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di daerah, mulai dari pengelolaan potensi kelautan, distribusi logistik, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan masyarakat.
Selain semangat untuk belajar, para mahasiswa juga mengaku terkesan saat pertama kali menginjakkan kaki di Kampus ITK. Sebelum datang ke Balikpapan, sebagian besar dari mereka membayangkan ITK sebagai kampus yang tidak terlalu besar. Namun, kesan tersebut berubah setelah melihat langsung lingkungan kampus.
Mereka mengaku kagum dengan luas kawasan kampus, fasilitas yang dimiliki, serta suasana yang hijau dan asri sehingga memberikan kenyamanan untuk belajar.
"Awalnya kami mengira kampusnya kecil. Setelah datang langsung, ternyata kampus ITK sangat luas, gedung-gedungnya megah, lingkungannya hijau, dan suasananya sangat nyaman untuk belajar," ujar salah seorang mahasiswa.
Memulai perjalanan sebagai mahasiswa baru di ITK, mereka juga memiliki harapan untuk berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga sebagai pribadi yang aktif, jujur, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Mereka ingin memanfaatkan kesempatan belajar di ITK untuk memperluas wawasan, mengembangkan kemampuan kepemimpinan melalui berbagai organisasi kemahasiswaan, serta membangun karakter yang nantinya menjadi bekal dalam mengabdi kepada masyarakat.
Kehadiran enam mahasiswa penerima Beasiswa ADik 2026 menjadi bagian dari komitmen Institut Teknologi Kalimantan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul dari berbagai daerah. Diharapkan, ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di ITK dapat menjadi bekal bagi mereka untuk kembali membangun daerah asal dan menghadirkan perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat di masa depan.
Perkuat Layanan dan SDM, ITK Lantik PNS dan Pejabat Administrator
Mengemban Amanah Baru, Lima Pegawai ITK Resmi Dilantik
SPIn ETAM 2026 Dimulai, ITK Sambut 2.201 Mahasiswa Baru dari 24 Provinsi
ITK Sambut 2.201 Mahasiswa Baru dari 24 Provinsi
Tim ITK Raih Pendanaan Erasmus+ melalui Proyek ATOLL, Perkuat Kompetensi AI untuk Energi Terbarukan
Tim ITK Raih Pendanaan Erasmus+ melalui Proyek ATOLL