Detail Berita

ITK dan PT PLN Nusantara Power Gelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan PLTU Teluk Balikpapan

Humas ITK 13 Mei 2026 15.07
Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan - Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menggelar kegiatan Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan PLTU Teluk Balikpapan bersama PT PLN Nusantara Power di Auditorium Gedung A ITK. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, tenaga kependidikan, dan dosen sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya sistem pengamanan pada objek vital sektor ketenagalistrikan.

Kegiatan ini menjadi ruang edukatif untuk mengenalkan tata kelola pengamanan yang diterapkan di lingkungan PLTU Teluk Balikpapan. Melalui sosialisasi ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai prinsip dasar pengamanan, kesiapsiagaan, koordinasi lintas pihak, serta pentingnya mitigasi risiko dalam mendukung kelancaran operasional pembangkit listrik.

Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Rektor  ITK, Ir. Khakim Ghozali, M.MT. Dalam sambutannya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri, khususnya dalam membangun kesadaran terhadap keamanan, keselamatan, dan pengelolaan fasilitas strategis.

Sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan, kegiatan turut dirangkaikan dengan penyerahan plakat dan dokumentasi antara perwakilan PT PLN Nusantara Power dan Institut Teknologi Kalimantan. Momen ini menjadi simbol kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan sektor industri dalam mendukung peningkatan literasi keamanan energi.

Materi utama disampaikan oleh Wahyu Robiyanur dari PT PLN Nusantara Power. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan dengan sistem manajemen pengamanan PLTU Teluk Balikpapan, termasuk alur koordinasi, aspek pengawasan, serta pentingnya peran sumber daya manusia dalam menjaga keamanan objek vital ketenagalistrikan.

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan Bapak Saleh dari Babinsa Kariangau yang menyampaikan materi singkat terkait dukungan unsur kewilayahan dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar objek strategis. Kehadiran Babinsa memperkuat pemahaman bahwa sistem pengamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab internal perusahaan, tetapi juga membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak di sekitar kawasan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi sesi kedua, sesi tanya jawab, dan diskusi. Peserta berkesempatan berdialog langsung dengan narasumber mengenai praktik pengamanan, tantangan di lapangan, serta bentuk sinergi yang dapat dilakukan dalam mendukung keamanan kawasan industri energi.

Melalui kegiatan ini, ITK berharap mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya sistem manajemen pengamanan pada sektor ketenagalistrikan. Sosialisasi ini juga mencerminkan komitmen ITK dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri serta memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis.

Berita Terbaru

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami