Detail Berita

Dari Jalur Masuk hingga Peluang di IKN, 222 Pelajar Kenali Dunia Perkuliahan di ITK

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 5 November 2026 14.51 2 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

Balikpapan – Bagaimana cara masuk ITK dan seperti apa peluang karier lulusannya di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)? Pertanyaan tersebut mewarnai kunjungan MAN Insan Cendekia Paser dan MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putri ke Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Kamis (5/11/2026), di Auditorium Laboratorium Terpadu ITK.

Kegiatan ini diikuti 238 peserta, terdiri atas 222 pelajar dan 16 pendamping. Rombongan MAN Insan Cendekia Paser berjumlah 65 orang, meliputi 59 murid dan enam pendamping. Sementara itu, MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putri membawa 163 siswi kelas X, XI, dan XII bersama 10 guru dalam kegiatan field trip.

Sambutan perwakilan MAN Insan Cendekia Paser disampaikan oleh Dimas Hadiarto, S.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kedua madrasah untuk memperkenalkan lingkungan perguruan tinggi sekaligus membantu peserta didik mempersiapkan pilihan pendidikan selepas sekolah.

Salah satu topik yang mendapat perhatian peserta adalah SUMMIT ITK. Dalam sesi diskusi, peserta menanyakan pilihan penerimaan di dalamnya, mencakup jalur kemitraan, penggunaan nilai UTBK, dan nilai rapor. Pembahasan tersebut memberikan gambaran awal mengenai pilihan seleksi yang perlu dipahami sebelum mendaftar, termasuk pentingnya mencermati persyaratan dan informasi resmi pada tahun penerimaan yang dituju.

Diskusi juga berkembang pada pemilihan program studi dan prospek karier. Para peserta ingin mengetahui hubungan antara bidang keilmuan yang dipelajari di ITK dengan kebutuhan pembangunan, terutama seiring keberadaan IKN di Kalimantan Timur.

Kedekatan ITK dengan kawasan IKN menjadi konteks menarik untuk mengenalkan penerapan ilmu teknik dan sains. Pembahasan mengajak peserta melihat hubungan antara pendidikan tinggi, pengembangan teknologi, dan persoalan nyata di masyarakat, mulai dari infrastruktur, transportasi, hingga sistem tenaga listrik. Dengan demikian, pilihan jurusan dapat dipertimbangkan melalui minat sekaligus pemahaman mengenai bidang kerja yang ingin ditekuni.

Selain mengikuti pengenalan kampus di auditorium, peserta diajak mengenal fasilitas Laboratorium Terpadu ITK. Laboratorium yang diperkenalkan meliputi Laboratorium Sistem Tenaga Listrik dan Otomasi, Laboratorium Uji Destruktif dan Non Destruktif, serta Laboratorium Rekayasa Konstruksi dan Transportasi.

Pengenalan tersebut memperlihatkan bagaimana materi perkuliahan dapat dikembangkan melalui praktikum, pengujian, dan penelitian. Peserta memperoleh gambaran tentang peran laboratorium sebagai ruang untuk mengamati, mencoba, serta memahami penerapan teori dalam berbagai bidang teknologi.

Bagi pelajar kelas X dan XI, pengalaman ini menjadi bekal untuk mulai mengenali minat studi. Sementara bagi kelas XII, kunjungan memberikan bahan pertimbangan yang lebih dekat dengan keputusan melanjutkan pendidikan.

Melalui pertemuan ini, pengenalan ITK menghadirkan ruang bagi pelajar untuk bertanya, menjelajahi pilihan, dan melihat hubungan antara ilmu yang dipelajari dengan masa depan yang ingin mereka bangun. Dari auditorium hingga laboratorium, kunjungan menjadi langkah awal untuk menentukan arah pendidikan dengan lebih terencana.

Berita Terbaru

Example_News.webp Berita
Example_News.webp Berita

Pererat Kepedulian Sosial, DWP ITK Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Yaumuddin

DWP ITK menggelar bakti sosial di Panti Asuhan Yaumuddin dengan menyalurkan berbagai bantuan sekaligus berbagi kebahagiaan dan mempererat kepedulian sosial bersama anak-anak panti.

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami