Jakarta - Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menghadiri audiensi Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) bersama Kantor Staf Presiden (KSP). Pertemuan tersebut membahas penguatan peran perguruan tinggi dalam mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional.
Audiensi mengangkat tema “Akselerasi Program Prioritas Nasional pada PTN untuk Swasembada Pangan, Swasembada Energi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Kesehatan Nasional.” Rektor ITK hadir bersama jajaran pengurus dan para rektor anggota MRPTNI untuk menyampaikan gagasan, inovasi, serta peluang kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Kepala Staf Kepresidenan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi pusat riset, inovasi teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, MRPTNI diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi yang dapat diterapkan secara langsung. Hasil penelitian dan inovasi kampus didorong agar tidak berhenti di laboratorium atau publikasi ilmiah, tetapi berkembang menjadi teknologi, kebijakan, dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada sektor pangan, perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui pengembangan benih unggul, teknologi budidaya, mekanisasi pertanian, hilirisasi produk, sistem logistik, serta penguatan kelembagaan petani. Sementara pada sektor energi, kontribusi dapat dilakukan melalui riset energi baru dan terbarukan, bioenergi, efisiensi energi, serta teknologi yang mendukung ketahanan energi nasional.
Perguruan tinggi juga diharapkan terlibat dalam penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui pendampingan, inkubasi usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi tata kelola, dan pengembangan model bisnis yang berkelanjutan. Pada bidang kesehatan, kampus dapat memperkuat riset obat, vaksin, alat kesehatan, bahan baku farmasi, teknologi kesehatan, serta kualitas tenaga kesehatan.
Kehadiran Rektor ITK dalam forum tersebut menjadi bagian dari komitmen ITK untuk memperluas kolaborasi dan mengambil peran dalam menjawab tantangan pembangunan. Sebagai perguruan tinggi negeri di Kalimantan Timur, ITK memiliki posisi strategis dalam mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional.
Audiensi ini juga menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk menyampaikan praktik baik dan berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program. Sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat implementasi berbagai kebijakan prioritas.
Melalui pertemuan tersebut, perguruan tinggi didorong menjadi pusat solusi bagi persoalan bangsa. Kolaborasi yang dibangun diharapkan mampu memperkuat kedaulatan pangan, kemandirian energi, ekonomi kerakyatan, serta ketahanan sistem kesehatan nasional menuju Indonesia yang maju dan berkelanjutan.
Rektor ITK Hadiri Audiensi MRPTNI bersama KSP, Dorong Perguruan Tinggi Jadi Pusat Solusi Nasional
Rektor ITK Hadiri Audiensi MRPTNI bersama KSP
Perjalanan Ahmad Diego Membawa Ilmu ITK untuk Pembangunan Berau
Esai Beasiswa Wajib Murni Buah Pemikiran Pelamar, Bukan AI