Detail Berita

Hadirkan 1.000 Peserta, Diseminasi BINTANG ITK Wujudkan Hilirisasi Riset Baterai Biomassa

Muhammad Nurhidayatur Rozikin 8 September 2026 12.04 42 kali dilihat
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
  • Example_News.webp
Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini:

BALIKPAPAN – Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menghadirkan sekitar 1.000 peserta dalam Diseminasi BINTANG dan SPECTA Exhibition III – BINTANG Discovery Day Innovation Expo, sebuah ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia riset, pendidikan, pemerintah, industri, dan masyarakat untuk mendorong pemanfaatan biomassa sebagai sumber material baterai ramah lingkungan.

Mengusung tema “Biomassa untuk Inovasi Baterai Berkelanjutan bagi Generasi Mendatang”, kegiatan yang berlangsung di Auditorium Laboratorium Terpadu 1 ITK ini menjadi lebih dari sekadar pameran hasil penelitian. BINTANG Discovery Day dirancang untuk membawa inovasi keluar dari laboratorium dan mendekatkannya langsung kepada masyarakat melalui edukasi, demonstrasi teknologi, lokakarya, hingga penguatan jejaring kerja sama.

Keterlibatan peserta datang dari beragam unsur, mulai dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, perguruan tinggi, pemerintah daerah, lembaga riset, hingga mitra industri. Dalam daftar undangan kegiatan, terdapat enam SMA/SMK di Balikpapan, yakni SMA Negeri 4 Balikpapan, SMA Negeri 5 Balikpapan, SMA Negeri 7 Balikpapan, SMA Negeri 9 Balikpapan, SMK Negeri 6 Balikpapan, dan SMK Swasta Setia Budi. Masing-masing sekolah ditargetkan menghadirkan 75 peserta. 

Kegiatan dibuka dengan pengenalan Program Diseminasi BINTANG dan Pusat Riset Elektrokimia ITK oleh Dr. Eng. Yunita Triana, M.Si. Dalam paparannya, peserta diajak melihat perjalanan riset yang telah dikembangkan, mulai dari pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit atau TKKS, pengembangan material baterai, hingga pembuatan prototipe pouch cell dan coin cell

Salah satu momentum penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ITK dan sejumlah mitra strategis, yaitu Yayasan Mitra Hijau, Badan Riset Daerah (BRIDA) Kalimantan Timur, Bapedalitbang Balikpapan, Bapedalitbang Paser, serta sekolah mitra di Balikpapan. 

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya ITK memperluas manfaat hasil penelitian sekaligus membangun ekosistem inovasi yang terhubung dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, masyarakat, hingga dunia industri. Dengan demikian, hasil riset tidak hanya berakhir sebagai publikasi atau prototipe, tetapi memiliki jalur lebih luas untuk didiseminasikan, dikembangkan, dan dimanfaatkan.

BINTANG Discovery Day juga menghadirkan Lokakarya Eksperimen Pembuatan Baterai Ramah Lingkungan. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya mendengar penjelasan mengenai teknologi baterai, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengenal proses perakitan prototipe baterai pouch cell dan coin cell berbasis limbah TKKS bersama tim Pusat Riset Elektrokimia ITK. Lokakarya dipandu oleh Winardi Dian Wahyu Pratama, S.T. dan M. Bintang Adiputra, S.T.  

Penguatan literasi sains turut dilakukan melalui sejumlah sesi berbagi pengetahuan. Dr. M. Ir. H. Fitriansyah, S.T., M.M. membawakan materi mengenai riset dan inovasi sebagai solusi pemanfaatan potensi daerah. Sementara itu, Dicky Edwin Hindarto mengangkat potensi limbah biomassa sebagai sumber energi terbarukan di Kalimantan Timur, dan Sujono Cipto Trisno, M.Pd. membahas perjalanan inovasi baterai biomassa dari laboratorium menuju masyarakat.  

Tidak kalah menarik, area pameran menampilkan berbagai hasil pengembangan riset Pusat Riset Elektrokimia ITK. Pengunjung dapat melihat poster penelitian, material penyusun baterai, prototipe pouch cell dan coin cell, hingga inovasi berbasis limbah kelapa sawit dan biomassa lainnya. Pameran tersebut memperlihatkan bagaimana material yang sebelumnya dipandang sebagai limbah dapat diolah menjadi sumber daya bernilai tambah untuk mendukung teknologi penyimpanan energi masa depan.

Bagi ITK, Diseminasi BINTANG menjadi salah satu bentuk nyata upaya menghilirkan hasil riset sekaligus membangun literasi sains di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa inovasi energi berkelanjutan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari peneliti, pelajar, pemerintah, hingga masyarakat sebagai calon pengguna teknologi.

Dengan potensi biomassa yang besar di Kalimantan Timur, pengembangan teknologi baterai berbasis material lokal membuka peluang baru bagi riset energi yang lebih ramah lingkungan dan relevan dengan karakteristik daerah. Melalui BINTANG Discovery Day, ITK mendorong agar potensi tersebut tidak hanya menjadi bahan penelitian, tetapi berkembang menjadi inovasi yang dapat memberi manfaat nyata.

Berita Terbaru

Example_News.webp Penelitian dan Pengabdian
Example_News.webp Diktisaintek Berdampak

Hadirkan 1.000 Peserta, Diseminasi BINTANG ITK Wujudkan Hilirisasi Riset Baterai Biomassa

Diseminasi BINTANG ITK Wujudkan Hilirisasi Riset Baterai Biomassa

a few mins ago
Butuh Bantuan? Tanya Kami